Ratusan SD dan SMP di Kabupaten Bogor Belum Menerapkan Kurikulum Merdeka

CIBINONG – Sampai akhir tahun 2023, tercatat baru ada 1.400 Sekolah Dasar (SD) baik Negeri maupun Swasta di Kabupaten Bogor yang sudah mengikuti implementasi kurikulum merdeka (IKM).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susilawati bahwa yang belum melaksanakan kurikulum merdeka ada sebanyak 400 sekolah dari total 1.800 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bogor.

“Jadi total SD di Kabupaten Bogor itu ada 1.800 baik negeri maupun swasta dan yang sudah mengikuti kurikulum merdeka itu baru ada 1.400 sekolah. Artinya 400 sekolah belum melaksanakan kurikulum merdeka,” katanya kepada PAKAR, pada Kamis 28 Desember 2023.

Ia mengungkapkan alasan 400 SD di Kabupaten Bogor belum mengikuti atau belum melaksanakan kurikulum merdeka dikarenakan mereka semua belum melakukan pendaftaran.

“Jadi alasannya mereka belum mengikuti kurikulum merdeka karena belum mendaftar dan kita mendorong agar tahun pelajaran 2024 agar bisa mengikuti kurikulum merdeka yang sudah ditentukan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek),” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa terganti kesiapan sekolah untuk dapat mengikuti pelaksanaan kurikulum merdeka.

“Tergantung, bagaimana kesiapan sekolah. Kalau sekolah siap mengikuti kurikulum merdeka pada tahun ajaran 2024 maka mereka akan menjalani pelaksanaan kurikulum tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, ada sebanyak 127 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bogor dipastikan akan mulai menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ditahun 2024 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Maman Nurpadilah mengatakan bahwa sampai akhir tahun 2023, baru ada 627 sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka.

“SMP yang sudah melaksanakan kurikulum merdeka baru 627 sekolah di Kabupaten Bogor. Sedangkan totalnya itu 754 sekolah yang terdata di Dapodik (data pokok pendidikan),” katanya.

Ia menuturkan sekolah yang belum menerapkan kurikulum merdeka ada sebanyak 127 SMP di Kabupaten Bogor dan dipastikan tahun 2024 mendatang akan menerapkan IKM.

“Sisanya ada 127 SMP yang belum menerapkan kurikulum merdeka dan untuk tahun ajaran 2024 mereka wajib untuk melaksanakan implementasi kurikulum merdeka (IKM) yang telah ditentukan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek),” tuturnya.

Ia mengungkapkan alasan masih ada ratusan SMP belum menerapkan kurikulum merdeka dikarenakan pada tahun ajaran 2023 dibebaskan para satuan pendidikan untuk memilih untuk dapat melaksanakan kurikulum merdeka atau tidak.

“Jadi alasannya mereka belum melaksanakan kurikulum merdeka karena tahun pelajaran sekarang belum diwajibkan, sehingga mereka bebas untuk memilih dan mereka juga kemungkinan ada yang belum siap untuk menerapkan kurikulum merdeka,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.