Ratusan Rumah Terdampak Luapan Air Sungai, Warga Perumahan GIS Berharap Segera Ada Solusi dan Normalisasi

Ratusan rumah warga di Perumahan Griya Indah Serpong (GIS) Kecamatan Gunungsindur mengalami banjir akibat meluapnya air sungai yang berada di sekitar perumahan tersebut. Fahri | Pakar

GUNUNGSINDUR – Warga perumahan Griya Indah Serpong (GIS) yang areanya meliputi dua wilayah desa yaitu Desa Gunungsindur dan Cibinong Kecamatan Gunungsindur, saat musim hujan dihantui rasa was-was akan adanya bencana banjir.

Ya, di komplek perumahan tersebut sudah seringkali terdampak luapan air kali saat hujan deras turun. “Terakhir kejadian musibah banjir baru saja terjadi kemarin pada hari Minggu, 31 Oktober 2021. Pasca hujan deras turun, air sungai meluap dan masuk ke area komplek perumahan. Tentu kami warga diaini khawatir akan dampak banjir tersebut jika tidak ada penanganan,” ungkap Purwanto, seorang warga Perumahan GIS, Senin (1/11/2021).

Keterangan ini diperkuat oleh Gianto, Ketua RW 16 Perumahan GIS Desa Gunungsindur saat dikonfirmasi media. Ia menyebutkan, ada ratusan rumah warga terdampak banjir akibat luapan air sungai yang berada di samping komplek perumahan tersebut.

“Iyah luapan air itu masuk ke ratusan rumah warga. Ada yang tinggi nya mencapai 10 centimeter hingga 60 centimeter. Jadi banjir dirasakan dampaknya oleh ratusan kepala keluarga baik yang tinggal di komplek tahap satu maupun tahap dua,” beber Gianto.

Ia menjelaskan, kejadian banjir akibat luapan air sungai bukan hanya terjadi kali ini saja, namun sudah berulangkali terjadi terutama saat musim penghujan dan saat hujan deras turun mengguyur di wilayah tersebut.

“Dari pantauan kami selama ini, luapan air dan musibah banjir ini karena adanya penyempitan lebar sungai dan juga ada nya pendangkalan kedalaman sungai. Saat debit volume air meningkat, makan tidak tertampung dan akhirnya meluap ke perumahan warga,” terangnya.

Gianto menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan musibah banjir tersebut ke Pemdes Gununsaindur melalui jaringan telekomunikasi. Pengurus lingkungan dan warga perumahan juga berharap segera ada solusi dari peristiwa banjir yang sudah seringkali dialami warga perumahan GIS tersebut.

“Solusinya memang harus ada normalisasi sungai, baik di lebarkan dan didalami dengan pengerukan dasar kali. Selain itu perlu ada dinding penahan tanah di sepanjang sungai. Kami sudah usulkan dalam tiap pelaksanaan musrenbang desa dan kecamatan. Namun belum ada realisasinya,” tukas Gianto.

Untuk diketahui, perumahan GIS yang berada di dua wilayah desa ini telah diisi oleh ribuan warga. Perumahan ini terdiri dari blok A hingga blok V yang dibangun secara bertahap oleh pihak pengembang perumahan. Secara administratif, area perumahan GIS masuk ke Desa Cibinong dan Desa Gunungsindur.

Awak media ini berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Gunungsindur. Namun hingga berita ini dibuat, belum ada jawaban yang di dapatkan dari kedua pihak tersebut. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.