Ratusan Rumah Terdampak Ledakan Gudang Peluru Kodam Jaya Mulai Dapat Bantuan

PJ Sekda Jabar Herman Suryatman saat mengunjungi warga terdampak ledakan gudang peluru di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor belum lama ini. IST

GUNUNG PUTRI – Sejumlah rumah terdampak ledakan gudang peluru beberapa waktu lalu di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dalam waktu dekat mulai diperbaiki.

PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, dalam waktu dekat penanganan sosial akibat bencana ledakan gudang pelurusan milik Kodam Jaya di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor akan mulai dilaksanakan.

“InsyaAllah minggu depan akan mulai konsen untuk menyelesaikan perbaikan rumah-rumah yang terdampak. Untuk permukiman umum, jumlah rumah yang terdampak ada 45 rumah,” ujar PJ Sekda Jabar saat mengunjungi rumah terdampak ledakan di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri belum lama ini

Lanjut dia, dari 45 rumah terdampak sebanyak 11 rumah mengundurkan diri. Artinya bertanggung jawab, dan itu sudah membuat pernyataan di atas kertas karena ingin akselerasi akan diperbaiki secara mandiri.

Sedangkan sisanya 34 rumah, dan sebanyak 10 rumah itu sudah diselesaikan atau anggarannya sudah dicairkan, dan tinggal menyampaikan pertanggung jawabannya. Sementara 24 rumah masih belum menerima bantuan

“Barusan sudah disepakati, berkas sudah diserahkan dari Kepala Desa kepada Pj. Bupati Bogor melalui DPKPP disaksikan juga oleh Camat Gunung Putri. Hari ini akan diproses walaupun hari libur, komitmen dari Pemkab Bogor ini sangat luar biasa, akan diproses sampai hari minggu, dan InsyaAllah Senin sudah meluncur ke BPKAD, dan paling telat mudah-mudahan hari Selasa bisa cair. Sehingga masyarakat yang 24 rumah mulai hari Selasa bisa menyelesaikan kerusakan sesuai dengan situasi kondisi masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk permukiman klaster terdapat 172 rumah yang terdampak. Setelah dilakukan pengecekan ada 40 rumah yang sudah dilakukan asesmen. Untuk yang 132 rumah sisanya sedang dilakukan asesmen sampai dengan hari Minggu ini

“Yang 134 rumah ditambah yang sudah di asesmen 40 rumah akan disampaikan ke BPKAD, diproses nanti melalui BPBD untuk mendapatkan support dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) tentu sesuai dengan ketentuan, karena harus akuntabel,” tambahnya.

Ia berjanji, dari 172 rumah tersebut paling lambat bantuan akan didistribusikan pada Rabu (15/5/2024).

“Barusan kami juga sudah sepakat dengan perwakilan dari 172 rumah yang mengikuti kesepakatan, semoga hari Rabu bisa didistribusikan ke semua pemilik rumah yang terdampak, sehingga bisa langsung dieksekusi,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor ini adalah ikhtiar dan komitmen untuk menyelesaikan persoalan ini dengan optimal.

“Tentu kami dari Pemprov Jabar menyampaikan permohonan maaf, tapi yang jelas kami akan bergerak cepat dan cermat. Pemprov Jabar harus ada di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.