Puskesmas Dilarang Lalai Tangani Kasus Covid-19

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Bogor, dilarang lalai dalam menangani kasus Covid-19. Puskemas wajib merespon dengan cepat ketika ada laporan masyarakat terjangkit virus tersebut.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif. Dia mengaku sudah menginstruksikan 101 Puskesmas yang tersebar di 40 Kecamatan untuk menangani dan merespon cepat terkait Covid-19 tersebut.

“Ketika ada masyarakat yang terkonfirmasi, akan langsung dilakukan tracking keluarga dan lingkungan, selanjutnya akan dilakukan treatment baik itu isolasi mandiri, isolasi di pusat isolasi ataupun isolasi di rumah sakit apabila memang pasien tersebut mempunyai gejala,” kata Dedi, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, Puskesmas menjadi garda terdepan saat ditemukan kasus positif Covid-19 yang menyerang masyarakat di wilayah. Sehingga, respon cepat Puskesmas akan sangat membantu dalam pelaksanaan tracking kasus tersebut.

Di samping itu, jika masyarakat membutuhkan evakuasi segera, kata Dedi, bisa langsung menghubungi call center yang tertera di laman Si Tegar yang aktif 24jam untuk pelayanan evakuasi.

“Masyarakat yang terkomfirmasi positif sesuai dengan alur yang sudah berjalan sampai hari ini dapat langsung melaporkan melalui call center atau langsung lapor ke Puskesmas terdekat. Puskesmas juga telah memiliki SOP dan telah kami instruksikan,” tegas Dedi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.