Puan Maharani Minta Kementerian ATR/BPN Bikin Sertifikat Cepat Bagi Warga

Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan sertifikat PTSL secara simbolis kepada masyarakat Cianjur, di Gedung Assakinah. Esya | Pakar

CIANJUR – Sebanyak 500 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Cianjur, secara simbolis oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi Kementrian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Gedung Assakinah Cianjur.


“Sertifikat yang diserahkan kepada sebanyak 500 orang ini, merupakan bentuk yang dipenuhinya sebagai janji pemerintah. Janji dari pemerintahan Presiden Jokowi (Jokowi) untuk memberikan hak kepemilikan tanah berupa sertifikat yang kemarin-kemarin belum memilikinya,” kata Puan kepada awak media usai memberikan setifikat PTSL secara simbolis di Gedung Assakinah Cianjur.


Dia meminta agar masyarakat bisa menjaga dengan baik sertifikat karena merupakan surat berharga atau legalitas kepemilikan tanah. Bahkan Puan menyarankan kepada masyarakat tidak menggadaikan sertifikat untuk membeli kebutuhan yang tidak penting.


“Sertifikatnya, tolong dibungkus plastik atau dilaminating, sehingga kalau terkena hujan, terkena air engga rusak. Sertifikat inilah yang membuat tanah masyarakat menjadi berharga. Saya harap sertifikat tidak digadaikan untuk hal-hal tidak perlu atau tidak penting, misalnya membeli handphone dan lainnya,” pesannya.


Seandainya, kata Puan sertifikat ini diagunkan sebagai jaminan kredit ke pihak perbankan. Makanya harus efektif menjadi modal usaha yang produktif. Sehingga masyarakat bisa memiliki penghasilan usaha. “Secara simbolis saya akan serahkan sebanyak 100 sertifikat dari 500 sertifikat dengan luas lahan lebih kurang 100 hektare. Sertifikat ini jangan dipandang hanya secarik kertas. Ini akan sangat berguna dan bermanfaat bagi anak, cucu, atau cicit kalau disimpan dengan baik,” ujarnya.


Puan berjanji DPR-RI akan terus mendorong pihak Kementerian ATR/BPN agar bekerja lebih cepat dan sigap membantu masyarakat memiliki sertifikat tanah. Dia mengharapkan agar proses permohonan pembuatan sertifikat tidak bertele-tele. “Ini satu hal penting bagi kita semua untuk mendorong hal-hal bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni menegaskan selama kepemimpinan Joko Widodo lebih kurang 8 tahun, hingga saat ini sudah menerbitkan hampir 85 juta sertifikat. Karena itu, Antoni menyebut Presiden Jokowi sebagai pahlawan pertanahan selain Presiden RI pertama Soekarno.

“Kalau dulu layanan sertifikat itu hanya 500 ribu per tahun, tapi selama kepemimpinan pak Jokowi bjsa mencapai 700 ribu sampai 800 ribu per tahun,” pungkasnya. pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.