Program Konservasi Warga Ciguha Diamini TNGHS

NANGGUNG – Program konservasi penjernihan aliran hulu sungai Cikaniki dari limbah zat berbahaya sianida dan mercury sepanjang tiga kilometer, yang dikomandani Willy Suhendi sampai detik ini masih terus berjalan.

Program penyelamatan aliran sungai Ciguha yang bermuara di Cikaniki dari zat berbahaya limbah pengolahan emas yang digagas penambang emas tanpa izin (Peti) tersebut, ternyata diamini Munawir kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimum Salak (TNGHS).

“Tujuan program penjernihan sungai Ciguha yang merupakan salah satu hulu sungai Cikaniki yang mengalir hingga Tangerang sebagai upaya untuk mengembalikan hak-hak masyarakat atas air yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai Cikaniki yang selama dua puluh lima tahun tercemar zat berbahaya seperti mercury dan sianida,” kata Willy Suhendi, Sabtu (23/1/2021).

Sementara itu, Agus Setiyono Asisten Manager Komdev dan Public Relation PT. Antam (Tbk) UBPE Pongkor menyatakan apresiasinya atas upaya yang dilakukan oleh semua warga kampung Ciguha yang di komandoi Willy Suhendi.

“Kami pihak Antam Pongkor sangat mengapresiasi apa yang dilakukan warga Ciguha dalam menyelamatkan aliran Sungai Ciguha yang bermuara di Sungai Cikaniki dari Limbah mercury,” jelasnya. =JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.