Program Duta Inovasi Desa Ditutup, Unida Harap Pembangunan Kabupaten Bogor Lebih Berkembang

Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, menutup kegiatan Duta Inovasi Desa Unida. (Dok.Unida)

CIAWI – Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, menutup kegiatan Duta Inovasi Desa Unida.

Diselenggarakan di Aula Gedung C Unida Bogor, Senin 30 Mei lalu, penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unida, Prof Suhaidi dan beberapa perwakilan dari Bappedalitbang Kabupaten Bogor, seperti Kabid Penelitian dan Pengembangan, Riny Kusumawati.

“Semoga seluruh kegiatan Duta Inovasi Desa dapat bermanfaat bagi pembangunan dan pengembangan pedesaan terutama yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Suhaidi dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Rabu (1/6/2022).

Menurutnya, kegiatan Duta Inovasi Desa akan sangat membantu perkembangan di wilayah. Apalagi sebagian besar wilayah di Indonesia merupakan pedesaan dan pemerintah sangat memperhatikan perkembangannya agar desa lebih berkembang dan sejahtera.

Tak hanya itu, sambungnya, program ini juga merupakan pelaksanaan perhatian pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan desa agar dapat lebih berkembang, mandiri dan lebih sejahtera.

Suhaidi menilai program tersebut dapat meningkatkan kreativitas agar desa lebih dapat mengelola desanya sendiri. Terlebih Kabupaten Bogor memiliki keunggulan dalam sektor pariwisatanya dan diharapkan duta Inovasi ini memiliki arah ke sana.

“Pada tahun ini dan kedepannya diharapkan kerjasama antara Unida Bogor dan Kabupaten Bogor dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. Apalagi Duta Inovasi Daerah ini juga dapat menggali potensi lokal setiap desa di Kabupate Bogor khususnya,” jelasnya.

Setelah kegiatan tersebut selesai, para peserta yang terlibat dalam Duta Inovasi Desa diwajibkan membuat pelaporan dari hasil inovasi yang dikerjakan di desa-desa yang telah ditentukan.

Bagi Unida, kata Suhaidi, kegiatan ini merupakan pengejawantahan atau perwujudan Pancadharma Unida Bogor.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor karena telah memberikan kesempatan untuk kami ikut dalam duta Inovasi ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, bagi Unida, dan bagi desa yang dibina dalam kegiatan ini khususnya,” tutur Suhaidi.

Sementara, Ketua Pelaksana Program Duta Inovasi Daerah Unida Bogor, Ginung Pratidina, menyampaikan bahwa kegiatan Duta Inovasi Desa ini dilaksanakan di empat kecamatan dan delapan desa di Kabupaten Bogor. Di antaranya Desa Bendungan, Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi. Desa Cipelang, Desa Tajurhalang Kecamatan Cijeruk.

Lalu di Desa Sukamanah, Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung. Desa Batulayang, Desa Jogjogan, Kecamatan
Cisarua.

Kata Ginung, dalam program Duta Inovasi Desa tersebut menghasilkan 15 inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat khususnya di desa binaan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Riny Kusumawati dalam paparan materinya menyatakan bahwa dampak inovasi ini nantinya akan dinilai dalam berbagai aspek baik dari aspek dampak bagi masyarakat, berkelanjutan atau tidak dan sebagainya.

Kegiatan duta Inovasi ini baik dari segi pelaksanaan dan hasil inovasinya harus sejalan dengan Pancakarsa Kabupaten Bogor yang di antaranya Bogor Maju, Bogor Membangun, Bogor Berkeadaban, Bogor Cerdas dan Bogor Sehat.

Lebih lanjut, Riny mengatakan banyak masalah juga yang terjadi di Kabupaten Bogor seperti pengangguran, kemiskinan dan sebagainya oleh karena itu masalah-masalah tersebut diharapkan dapat diatasi dengan inovasi-inovasi dari program Duta Inovasi Daerah ini dan Duta Inovasi Daerah ini diharapkan dapat membantu pengembangan desa sehingga masalah-masalah yang terjadi di desa-desa Kabupaten Bogor tersebut dapat diatasi.

“Duta Inovasi adalah sosok generasi muda yang diharapkan dapat menjadi bagian dalam menggali, mendorong, menciptakan, mengimplementasikan dan mengembangkan inovasi daerah. Berasal dari mereka yang memiliki motivasi, berkomitmen, berwawasan luas dan terbuka untuk memajukan wilayah di Kabupaten Bogor.

Duta Inovasi Desa ini juga memiliki tujuan dalam penyelenggaraannya yang diantaranya mengidentifikasi potensi, tantangan maupun permasalahan wilayah untuk selanjutnya menyusun rancangan inovasi daerah, tujuan kedua yaitu mengembangkan inovasi baik yang sudah ada maupun yang baru akan diciptakan.

Tujuan ketiga yaitu meningkatkan kompetensi unsur kecamatan, desa/kelurahan dan puskesmas dalam merumuskan, mengimplementasikan dan menyusun evidence inovasi daerah.

Tujuan keempat yaitu menyusun dan mengumpulkan evidence (bukti dukung) inovasi daerah sesuai ketentuan indikator indeks inovasi daerah Kemendagri serta tujuan kelima yaitu mensosialisasikan dan mendistribusikan informasi tentang peran pemerintah terhadap program inovasi di Kabupaten Bogor,” ungkap Riny. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.