Program CSR Indocement, Pelatihan Dasar SMK Diberikan Via Webinar

Webinar CSR Indocement. IST

CITEUREUP – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, tetap menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat sekitar di tengah Pandemi Covid-19.

Salah satunya memberikan pelatihan dasar teknik sepeda motor kepada siswa SMK Budiniyah, Citeureup, Kabupaten Bogor.

CSRS Division Manager Indocement,
Gadang Wardono mengatakan, pelatihan dasar diberikan melalui webinar bersama para siswa.

“Kegiatan ini melibatkan instruktur berpengalaman yang terbiasa memberikan edukasi pelatihan teknik sepeda motor. Pelatihan dilaksanakan atas kerjasama dengan Gemari (Gerakan Masyarakat Mandiri),” kata Gadang dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Sabtu (20/2/2021).

Lebih lanjut Gadang menjelaskan,
Gemari merupakan suatu program dari CSR indocement dibidang pelatihan dan plasma teknik sepeda motor yang dimana pengelolaannya adalah mitra dari desa mitra Indocement Kompleks Pabrik Citeureup.

“Pelatihan dasar ini merupakan
bagian dari kegiatan vokasi Indocement.
Dan SMK Budiniyah adalah salah satu SMK yang bekerjasama dengan Indocement dalam hal vokasi,” jelasnya.

Menurutnya, pelatihan dasar melalui webinar yang diikuti siswa kelas X dan XI SMK Budiniyah ini bertujuan agar para peserta dapat mengetahui teori dasar-dasar teknik sepeda motor terutama konstruksi sepeda motor dan pengenalan sistem FI (Fuel Injection).

“Peserta dapat mengetahui secara langsung bagian konstruksi sepeda motor melalui peragaan alat. Peserta dapat mengetahui unsur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dapat diterapkan dalam praktek teknik sepeda motor,” kata Gadang.

Selain mendapatkan materi mengenai teknik dasar motor, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pelaksanaan K3 dan bulan K3 yang saat ini sedang berlangsung di Indocement melalui narasumber Totok Tri Santoso dari Safety Department Indocement.

Gadang menyebut, kegiatan CSR perusahaan melalui webinar ini merupakan inovasi agar siswa SMK Budiniyah bisa terus menggali ilmu meski berada dalam kondisi yang serba terbatas di tengah Pandemi Covid-19.

Dia pun mengklaim jika kegiatan ini diapresiasi dengan sangat baik oleh guru dan siswa SMK Budiniyah. Karena materi yang dipaparkan sangat aplikatif di dunia industri dan langsung dipandu oleh instruktur yang sudah pengalaman dalam bidang otomotif.

“Kami berharap, ke depan industri besar lainnya, khususnya di Kabupaten Bogor, dapat turut berkontribusi pada peningkatan SDM muda melalui kegiatan vokasi ke SMK-SMK di sekitar lokasi industri. Sehingga SDM muda Indonesia akan siap terjun ke industri dan bersaing secara global,” tandas Gadang. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.