Produsen Ikan Asap Ciburayut Kesulitan Bahan Baku

8
Kondisi cuaca yang mulai berubah, ketersediaan ikan segar di Muara Baru, Jakarta Utara mulai sulit didapat. Yusman | Pakar

CIGOMBONG – Sejumlah produsen ikan Cue asap di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mulai menjerit akibat pasokan ikan segar yang sulit didapat dan harga yang terus naik.

Ikan segar yang menjadi bahan baku ikan asap ini mulai sulit ditemukan sejak perubahan cuaca pada Januari 2021 ini. Akibatnya, Ikan konsumsi sehari-hari seperti cue tongkol, cakalang, deho serta ikan laut lainya mulai hilang di pasaran.

Pengusaha ikan cue asap asal Desa Ciburayut, Idris mengatakan, sejak kondisi cuaca yang mulai berubah, ketersediaan ikan segar di Muara Baru, Jakarta Utara mulai sulit didapat. Biasanya, dalam satu hari dirinya bisa membeli ikan segar tersebut sebanyak 5 ton.

“Sekarang hanya bisa bawa pulang dari Muara Baru paling hanya 1 ton,” ujar Idris kepada wartawan, Selasa (26/01/2021).

Kondisi ini tentunya berdampak pada sejumlah pedagang baik di Muara Baru maupun para produsen ikan asap. Selain sulit, kata dia, harganya pun mengalami kenaikan.

“Makanya harga juga naik, tadinya Rp55 ribu perkilogram sekarang jadi Rp59 ribu, kalau kondisi nya seperti ini terus pasti harga akan naik lagi,” bebernya.

Ia menambahkan, akibat sulitnya ikan segar di Muara Baru, para pedagang ikan asap pun terpaksa harus menaikan harga jual saat dikirim ke pasar-pasar, baik di Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.

“Dengan terpaksa kami menaikan harga ikan cue asapnya ke konsumen yang sudah menjadi langganan,” ungkapnya.

Asep, salah satu pedagang ikan cue asap di Pasar Rakyat Cijeruk membenarkan harga ikan yang ia jual ke konsumen mengalami kenaikan. Namun karena kebutuhan ikan konsumsi ini cukup tinggi, tetap saja laku dipasaran.

“Saya berharap ketersedian masih mencukupi,” tandasnya. =Yusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.