Pria ini Takut Jarum Suntik, Ini Yang Dilakukan Kades Kalong 1

LEUWISADENG – Pria berbadan kakar harus di bekap oleh Kepala Desa Kalong I, Kecamatan Leuwisadeng lantaran takut terhadap jarum suntik. Kejadian terjadi lantaran sang pria memiliki riwayat traumatik terhadap jarum suntik. Sehingga saat penyuntikan vaksin harus di bekap oleh beberapa orang.

Kepala Desa Kalong I Yeyen Yeni Permana dalam video mengatakan, meminta tolong untuk dibantuin untuk memegang orang tersebut. “Tolong-tolongin saya bantuin pegangin dia ni yang ga mau di suntik,” ujarnya, Senin (22/11/2021).

Sementara itu, Babinsa Desa Kalong 1 Pelda Zarnidi mengatakan, pria tersebut bermama Reka Haceta berusia 30 tahun yang takut terhadap jarum suntik. “Kita sedang melaksanakan vaksinasi secara dor to dor tetapi tidak dilaksanakan ke setiap rumah tetapi kita kumpulkan warga di setiap RT itu di data,” ungkapnya.

Pelda Zarnidi mengatakan, Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama itu berlangsung di Kampung Cigarung, RT 11, RW 04 yang diselenggarakan oleh pihak Polsek Leuwiliang, Polres Bogor.

Awalnya, Pelda Zarnidi mengatakan, tidak mengira salah satu warga tersebut takut dengan jarum suntik. Pasalnya, dengan perawakan gempal dan kekar membuat petugas tidak menyangka ternyata warga tersebut takut dengan jarum suntik.

“Makanya tadinya kan tidak tahu kalau dia itu takut jarum suntik, karena tidak menyangka orang nya itu tinggi besar ternyata takut jarum suntik. Awalnya ibu lurah yang megangin, kemudian kita bantu dan Alhamdulillah bisa ditenangkan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Pelda Zarnidi pun menyampaikan, Imbauan dari Kepala Desa Kalong 1 Yeyen Yenih Permana, Babinsa dan Bhabinkamtibmas kepada warga yang belum di vaksin agar segera melaksanakan vaksin dan jangan terpengaruh dengan kabar bohong (Hoax) yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Dirinya menyebut, warga yang takut jarum suntik tersebut kini sudah kembali bisa tertawa. “Bersyukur ternyata dia bisa di vaksin hanya takut saja sama jarum suntik,” pungkasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.