PPPJ Targetkan PKL Nyi Raja Permas Masuk Blok F Bulan Maret

BOGOR – Pembangunan Blok F Pasar Kebon Kembang sudah selesai dan tinggal dipergunakan. Selain untuk para pedagang eksisting, Blok F juga menjadi lokasi penampungan Pedagang Kaki Lima (PKL). Sejumlah lokasi PKL menjadi prioritas untuk masuk ke Blok F, salah satunya PKL di Jalan Nyi Raja Permas. 
Rencana relokasi PKL Nyi Raja Permas mendapat penolakan dari para pedagang.

Menyikapi hal itu, Dirops Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPPJ), Deni Ari Wibowo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pengembang PT Mulyagiri terkait permasalahan harga kios yang sudah ditetapkan. Para PKL keberatan soal uang muka (DP) untuk memiliki kios di Blok F. 
“Salah satu solusi yang akan kita cari adalah soal uang muka untuk kios. Pedagang banyak yang siap pindah ke Blok F,” ucap Deni kepada pakuanraya.com, Selasa (19/1/2021).


Menurut Deni, harga kios di Blok F yang diperuntukan bagi pedagang sudah sangat murah. Harga per meter hanya Rp17,5 juta dengan kepemilikan selama 20 tahun. Setiap setiap satu kios hanya Rp60 juta. Tapi pedagang memang keberatan karena uang muka nya harus 30 persen.
“Soal keberatan uang muka, akan dibicarakan dengan  pihak pengembang dan Dinas KUKM serta Perumda Tirta Pakuan. Kita akan cari solusi terbaiknya,” jelasnya. 


Deni menargetkan bahwa PKL di Nyi Raja Permas harus sudah masuk pada Maret mendatang. Karena launching Blom F dilaksanakan bulan Maret. Untuk mencari solusi terbaik, para PKL juga harus mengikuti apa yang dilaksanakan oleh Dinas KUKM dan Perumda Tirta Pakuan. 


“Kami berharap PKL masuk ke Blok F bulan Maret sudah semua masuk. Soal uang muka nanti bisa dicicil, bahkan sisanya juga dicicil dengan menggunakan KUR dengan bunga rendah dari perbankan. Kios di blok F untuk PKL ada 154 kios, jadi bagi PKL yang ingin meningkatkan usaha dan derajatnya, lebih baik memiliki kios di Blok F,” tutupnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.