PPP Kota Bogor Panaskan Mesin Partai, Ini Arahan Ade Yasin

BOGOR – Kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) dan peringatan Harlah 48 Tahun PPP dengan tema “Merawat Persatuan Dengan Pembangunan”, yang digelar DPC PPP Kota Bogor, mendapat arahan langsung dari Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin.

Ade mengatakan, LKKD sebagai momentum dalam memanaskan mesin partai. Setiap kerja harus ada target yang lain, jadi ketika hari ini PPP harus sukses di Pilkada dan Pileg, keduanya harus diraih dengan maksimal bagi PPP Kota Bogor. Walaupun pelaksanaan Pilkada serentak dan Pemilu belum diketahui, apakah 2022 atau 2023, tetapi kekuatan mesin partai harus disiapkan sejak saat ini.

“Untuk menghadapi agenda Pilkada Kota Bogor dan Pileg, maka harus dipersiapkan dari saat ini. Semua pengurus dari PAC, Ranting hingga Anak Ranting harus disiapkan dengan berbagai program dan kegiatan, salah satunya LKKD ini,” kata Ade dihadapan peserta LKKD di Bogor Icon, Kecamatan Tanah Sareal, Minggu (10/1/2021).

Terkait agenda Pilkada dan Pileg di Kota Bogor nanti, Ade menegaskan bahwa PPP harus menang, karena dengan jumlah 5 kursi di DPRD Kota Bogor saat ini, itu sudah merupakan bekal bagi PPP. Pada Pilkada Kota Bogor, PPP harus menjadi pemenangnya dengan mengusung kader terbaik untuk maju. Pada Pileg juga harus meningkatkan perolehan jumlah kursi di DPRD Kota Bogor.

“Kota Bogor memiliki potensi besar untuk kemajuan PPP. Rapatkan barisan dengan semangat dan tetap melakukan silaturahim dengan semua kalangan. Tadi saya sudah sampaikan solidkan dari kalangan ulama, ibu-ibu, kaum milenial, semua sebetulnya potensi itu bisa dijaring tapi harus juga denga solidaritas partai sendiri. Mulai hari ini, kita harus terus mengembangkan kekuatan mesin partai,” jelasnya.

Ketua DPW yang juga Bupati Bogor ini menyampaikan, melihat hasil Pilkada serentak di beberapa daerah di Jawa Barat, PPP memenangkan Pilkada yang berkoalisi dengan beberapa parpol. Ada PPP berkoalisi dengan PDIP, atau dengan Golkar, bahkan di Depok itu PPP berkoalisi dengan PKS.

“Kalau di pilkada dengan partai manapun harus siap, karena kalau arahnya kesiapa tidak bisa di tentukan sekarang karena politik itu dinamis. Jadi bisa dengan siapa saja, tapi yang penting fokusnya di Pileg, karena di Pileg itu kan kita tidak bekerjasama dengan partai lain, kita harus kerja sendiri dan bekerja untuk partai. Jadi arah koalisi PPP di Pilkada ditentukan oleh situasi kondisi di daerah tersebut. Rapatkan kekuatan mesin partai, karena agenda politik kedepan harus dimenangkan oleh PPP,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.