PPKM Darurat, PSAWI Efektifkan Latihan Kering Kepada Atlet

Atlet ski air Kota Bogor, terlihat membersihkan tumbuhan air sebelum berlatih, di Setu Mekarsari Cileungsi, Kabupaten Bogor, belum lama ini. IST

BOGOR – Kendati cabang olahraga Ski Air termasuk salah satu cabor yang tidak berhubungan dengan kontak fisik, ataupun mengundang kerumunan masa, namun jajaran Pengurus Cabang Persatuan Ski Air Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kota Bogor, lebih memilih mengikuti aturan pemerintah dengan meliburkan atletnya berlatih selama diberlakukannya PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Apalagi dengan keterbatasan berlatih air. Ditambah lagi adanya penutupan ruas-ruan jalan di Kota maupun Kabupaten Bogor, membuat tim pelatih mengistirahatkan atlet berlatih di air, dengan tetap memberikan materi latihan yang harus dijalankan atlet secara mandiri, hingga pelaksanaan PPKM Darurat berakhir.

Ketua Umum Pengcab PSAWI Kota Bogor, Dedi Sumarna mengatakan, jika semua atlet yang tergabung dalam Tim Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) Ski Air Kota Bogor, untuk Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2021, istirahat berlatih air. Akan tetapi program latihan kering tetap dilakukan atlet secara mandiri.

“Sejak ditetapkannya PPKM Darurat tim pelatih sudah merumusknan program, agar para atlet tetap berlatih, dan program latihan yang diberikan pelatih, lebih kepada penguatan fisik atlet,” ujar Dedi Sumarna, Kamis (8/6/2021).

Ia menjelaskan, kalau untuk cabor ski air sendiri, sebenarnya bisa berlatih di danau, sebab olahraga ski air termasuk olahraga individual dan tidak berkerumun. Namun Pengcab lebih memilih tetap harus mengindahkan arahan dari pemerintah untuk tidak beraktivitas di luar rumah kecuali untuk prihal genting.

Disamping itu sambung Dedi, akses jalan menuju danau ditutup, sehingga tidak ada alasan lagi, atlet harus berlatih secara mandiri.

“Kita sudah tekankan kepada atlet untuk tetap latihan mandiri di rumahnya masing-masing sesuai dengan pedoman yang ada. Mulai dari penguatan kaki paha, panggul, bahu, hingga tangan, setiap pagi dan sore karena kita fokus persiapan atlet menuju BK Porprov 2021,” tegasnya.

Sejauh ini PPKM Darurat masih berlanjut, tapi tambah Dedi, dirinya tetap memantau atletnya berlatih secara video ataupun foto. Selain itu, para atlet juga diharuskan untuk mengisi form capaian progres untuk mengetahui ketercapaian aerob dan anaerob atlet. =MG1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.