Polres Bogor Tetapkan LH Sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan BLT Penanganan Covid-19

Kapolres Bogor, AKBP Harun dalam konferensi pers di Mako Polres. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Kepolisian Resor Bogor, menetapkan LH, oknum perangkat Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana bantuan langsung tunai, penanganan Covid-19.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, LH yang merupakan salah satu pejabat di Desa Cipinang tersebut, ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan yang masuk kepada pihak kepolisian.

“LH adalah pelaku utama penyalahgunaan dana fakir miskin di tahun 2020. Laporan pertama kami terima pada 30 Juli 2020, lalu kami kembangkan hingga penetapan tersangka,” kata Harun saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Bogor, Senin (15/2/2021).

Harun menjelaskan, LH melakukan pemalsuan data penerima bantuan langsung tunai dari pemerintah untuk masyarakat.

Berdasarkan data, ada 30 nama yang bermasalah hingga dijadikan kesempatan oleh LH sebagai ladang untuk meraup uang tunai hak fakir miskin tersebut.

“30 nama tersebut bermasalah, beberapa di antaranya ada data yang ganda ada juga yang meninggal. Itu diakali LH agar pencarian dana bantuan tetap bisa cair,” jelas Harun.

“Penetapan tersangka ini kami lakukan setelah memeriksa sekitar 58 saksi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor,” pungkas Harun. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.