Politisi Nasdem Ini Desak Pemkot Bogor Gercep Tangani Bencana Longsor di Pasir Jaya

Salah satu rumah yang terkena longsoran. Roy | Pakar

BOGOR – Hujan lebat yang intens beberap waktu lalu menyebabkan terjadi bencana, seperti longsor yang menimpa pada 14 warga Kampung Muara Jaya, RW08, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (20/2) lalu.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, DPRT Nasdem Pasir Jaya dikomandoi Devie P Sultani, salah satu anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Nasdem, bergerak cepat melakukan aksi sosial, berupa pembagian Sembako kepada 14 warga Kampung Muara Jaya, yang menjadi korban longsor.

Devie yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor ini menuturkan, tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Kota Bogor, menyebabkan tanah menjadi labil sehingga terjadi longsor. Tepat di bawah longsoran berdiri 14 rumah yang dihuni warga. Dan ini masih kata Devie, terjadi untuk sekian kalinya. Seharusnya, Pemerintah Kota Bogor sudah bisa mengantisipasinya, agar kejadian serupa tidak terulang.

Salah satu kondisi rumah terdampak longsor di Pasir Jaya.
Devie menegaskan, Pemkot Bogor harus segera melakukan langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi bencana di wilayah rawan longsor.

Menurut Devie, masyarakat harus bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan nyaman.

“Jadi warga tidak perlu was-was dalam menjalankan aktifitas kesehariannya,” tegasnya, kemarin Devie.

Devie menambahkan, Kota Bogor termasuk wilayah yang sering terjadi rawan longsor, karena struktur tanah yang labil. Terutama kawasan di bantaran sungai. Dan terkait bencana kali ini, belum ada bantuan bagi para korban longsor. Ia berharap, Pemkot Bogor bisa segera merespon dengan cara memberi bantuan kepada para korban.

“Pemkot Bogor harus segera tanggap darurat terkait warga yang saat ini terdampak tanah longsor di Kampung Muara, Pasir Jaya,” ungkap Devie.

Pemkot kota bogor harus segera bertindak sebelum ada korban lain berjatuhan. Peristiwa itu merupakan kejadian kesekian kalinya di wilayah ini Kampung Muara RW 08, Kel Pasir Jaya, Kec Bogor Barat. Bencana longsor yang kerap menimbulkan kerusakan pada rumah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi apakah akan menunggu ada korban jiwa dulu baru akan bertindak ? Segera di pikirkan untuk mengatasi hal semacam ini agar jangan sampai terulang,” papar Devie.

Dirinya mendesak, agar Pemkot Bogor merelokasi warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai, yang tinggal di daratan tanah rawan longsor, ke tempat yang lebih aman dan nyaman.

Kota Bogor dengan Tag Line Kota Ramah Keluarga, Ramah Anak. Maka, tegas Devie hal tersebut menjadi bagian yang harus menjadi skala prioritas. Supaya Kota Bogor bisa mewujudkan Kota Ramah Anak Kota dan Kota Ramah Keluarga.

“Apa lagi di situasi pandemi seperti ini, dimana warga sudah menderita, akibat himpitan ekonomi ditambah lagi kejadian seperti ini,” tegas Devie.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.