Polisi Sudah Kantongi Perusahaan Pembuang Sampah APD

Kapolres Bogor, AKBP Harun. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Kepolisian Resor (Polres) Bogor, sudah mengantongi nama perusahaan yang diduga telah melakukan pembuangan sampah Alat Pelindung Diri (APD) secara sembarangan di Kecamatan Tenjo, dan Cigudeg.

“Kita sudah mengantongi na perusahaan tersebut. Dan saat ini dalam tahap penyelidikan untuk lebih mengarah dan memastikan perusahaan tersebut,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kamis (4/2/2021).

Namun begitu, dia belum membeberkan siapa dan darimana perusahaan yang dimaksud itu berasal.

Yang jelas, kata dia, pembuangan sampah APD atau medis secara sembarangan telah di atur dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman penjara minimal satu tahun dan maksimal tiga tahun dengan denda paling banyak sebesar Rp3 Miliar.

“Untuk rumah sakit atau puskesmas atau tempat medis lainnya, kalau buang sampah medis itu kan harus ada perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola medis tersebut. Kami masih selidiki ini,” jelas Harun.

Sebelumnya diketahui, penemuan sampah limbah APD pertama kali terjadi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor pada Selasa (2/2/21). Saat itu, sebanyak 17 karung ditemukan.

Satu hari berselang, hal serupa juga ditemukan di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Namun jumlahnya tiga kali lipat lebih banyak dibanding Kecamatan Tenjo, yakni sebanyak 55 karung.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menduga sampah limbah APD tersebut
berasal dari Tangerang.

“Ya diduga sampah (APD) ini dari Tangerang, dari hotel dan lain-lain. Ini masih diduga, tetap kita waspadai dan pantau. Karena penanganannya tidak bisa sembarangan,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, Achmad Zaenudin.

Menurutnya, kasus pembuangan limbah medis tersebut sudah ditangani tim puskesmas, kecamatan, kepolisian hingga koramil. Temuan tersebut juga sudah dibuatkan berita acaranya.

“Limbahnya ada hazmat, handskun, kardus bekas makanan dan lain-lain,” ungkapnya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan sampah limbah APD di Kecamatan Cigudeg, kemarin.

Dimana sampah tersebut berlabelkan Tangerang, sebagai alamat yang tercantum dalam APD dan barang medis lainnya dalam karung.

Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi mengatakan jika pihaknya bersama yang berwenang tengah mendalami kebenaran dari mana sampah tersebut berasal.

Kata dia, sampah limbah APD tersebut ditemukan area Kebun Kelapa Sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Delapan.

“Jumlahnya ada sekitar 55 karung, laporan masuk ke kami sekira pukul 09.00 WIB. Di dalamnya kami temukan hazmat, jarum suntik, dan botol infus,” ungkapnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.