PMI Asal Cianjur Alami Kekerasan Hingga Pemerkosaan di Irak, FPMI : Kita Proses Pemulangan

CIANJUR – Rina Nurmarina (42) seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Sukabakti RT 05/05, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, viral di Media Sosial (Medsos) menjadi korban tindak kekerasan dan percobaan pemerkosaan di Kota Erbil Irak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rina didiuga menjadi korban majikannya di tempat ia bekerja di Kota Erbil Irak. Dalam rekaman video berdurasi 51 detik tersebut Rina menunjukan sejumlah luka memar dibeberapa bagian tubuhnya, seperti di wajah, tangan, dan punggung.

Sedangkan pada video yang berdurasi sekitar 1 menit 38 detik tampak Rina tengah berjalan tidak normal, dengan suara serak.

“Halo nama saya Rina. Saya diberangkatkan dari Sukabumi oleh sponsor yang bernama Pak Apud. Saya sering dipukul oleh majikan,” kata Rina dalam rekaman video.

Sementara itu, Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPW Jawa Barat, Dhani Rahmad membenarkan, adanya PMI asal Cibeber Cianjur yang terlantar di Irak dan diduga mengalami siksaan dari majikannya.

“Rina didiuga mendapatkan tindak kekerasan hingga percobaan pemerkosaan oleh majikannya. Bahkan, keluarga korban sudah datang meminta bantuan untuk memulangkannya,” kata Dhani Rahmad.

Akibat tindak kekerasan tersebut, lanjut dia, Rina mengalami luka beberapa bagian tubuhnya, bahkan membuat ia tak bisa berjalan dengan normal.

“Diketahui saat ini Rina bersama temanya asal Surabaya dan tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kota Erbil, Irak. Kini Rina keluarga meminta pertolongan untuk pulang ke Indonesia,” kata dia.

Dhani mengatakan, sebelum diberangkatkan oleh sponsor asal Sukabumi Rina ditangpung di Jakarta lalu ditertangkan ke Kota Erbil, Irak dengan nonprosedural.

“Adanya pekerja migran asal Cianjur ini, kami meminta Dinas dan Pemkab Cianjur untuk segera melakukan sejumlah upaya untuk memulangkan Rini agar bisa kembali bersama keluarganya,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.