PKL Pasar Minggon di Desa Babakan Emoh Bayar Retribusi

DRAMAGA – Meski Bulan Puasa Ramadhan terhitung dua Minggu lagi, namun kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga pada hari Minggu (28/03/2021) kemarin, meningkat 20 persen, hal ini di utarakan Muhamad Hata anggota Linmas Desa Babakan yang diberi tugas mengatur ketertiban diseputar pasar Minggonnya.

Menurut Muhamad Hata, Kehadiran PKL Pasar Minggon di Babakan kali ini tidak seperti biasa, karena pada Minggu kali ini jumlahnya ada peningkatan. “Meningkatnya kehadiran PKL kali ini, mungkin disebabkan sudah mendekati bulan puasa Ramadhan yang mungkin di antara para PKL- nya ada yang sekedar mencoba coba apakah pengunjung yang sudah normal apa belum,” kata Muhamad Hata petugas Linmas Desa Babakan.

Sedangkan darimana asal para PKL yang berjualan di pasar Minggonnya lanjut Hata, selain berasal dari warga sekitar Babakan, juga ada yang berasal dari Leuwiliang, Ciampea dan Kota Bogor.”Buat kami siapapun PKL yang ingin berjualan di Pasar Minggonnya, selama mereka mematuhi aturan, ya silahkan saja.”bebernya.Begitupun bagi para PKL yang di Babakan- nya sambung Muhamad Hata, ada aturan yang harus diperhatikan, pertama wajib menjaga keamanan dan ketertiban, kedua mau menjaga kebersihan, dan ketiga wajib membayar retribusi untuk penanganan pasar Minggonnya.

“Sedangkan untuk nilai retribusi yang wajib dibayar oleh PKL-nya, untuk PKL hari Minggu sebesar Lima Ribu Rupiah, untuk hari biasa Tujuh Ribu Rupiah, yang semua diperuntukan bagi penanganan kebersihan dan keamanan diseputar Jalan Raya Babakan,” beber Hata.

Tapi lanjut Linmas Hata, selama setahun ini banyak diantara PKL yang tidak mau bayar omiuran retribusi dengan alasan sepi pembeli. “Alasan mereka memang benar karena selama setahun Pandemik Covid19, banyak PKL di Babakan yang gulung tikar akibat pembelinya menurun drastis. Untuk hal yang satu ini kami memaklumi,”tukasnya.

Syaehu Syam Kepala Desa Babakan menegaskan, bertambahnya jumlah PKL di Pasar Minggon pada Minggu ini, lantaran ada peningkatan pada kehadiran warga di Babakan yakni kembalinya Mahasiswa semester akhir IPB ke kediaman rumah Kos mereka. “Meski demikian daya belinya masih tetap menurun, jadi meski kehadiran PKL di Pasar Minggon kali ini membludag namun akibat daya beli warga masih turun, tetap saja kondisinya belum stabil alias masih sepi pendapatan,” pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.