PKL Kawasan Puncak Segera Ditertibkan, 450 Personil Gabungan Disiapkan

Inilah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Puncak yang akan segera ditertibkan oleh Satpol PP dan aparat gabungan lainnya. (Ist)

CIBINONG – Sebanyak 450 personel gabungan terdiri dari TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Linmas bakal dikerahkan untuk melakukan penertiban PKL dikawasan Puncak.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Kodara Marendra bahwa akan ada 450 personel yang dikerahkan untuk melakukan penertiban di kawasan puncak besok pagi Senin 24 Juni 2024.

“Kurang lebih ada 450 personel gabungan TNI/Polri, Satpol PP dan linmas gabungan yang akan kita terjunkan dalam penertiban besok di kawasan puncak,” katanya kepada Pakar, pada Minggu 23 Juni 2024.

Ia menyebut bahwa pihaknya Satuan Polisi Pamong Praja akan mengerahkan dua alat berat dalam penertiban ratusan pkl dikawasan puncak tersebut.

“Penertiban inikan ada dua tahap, tapi tahap pertama ini dimulai besok dikawasan puncak yang titiknya dimulai di gang tole sampai Cisarua dengan menggunakan alat berat sedangkan titik kedua itu kita belum tau kapan dilaksanakannya tapi yang pasti titiknya ada di taman safari sampai rest area,” ungkapnya.

Rhama Kodara menyampaikan bahwa akan ada 287 pedagang yang akan ditertibkan.

“Ada sekitar 287 pedagang yang akan kita tertibkan tahap pertama dari sepanjang jalan gang tole sampai cisarua. Dan untuk tahap kedua nantinya dari mulai warpat sampai gang tole (penertiban),” ucapnya.

Ia menjelaskan kalau pihaknya telah melayangkan surat pelimpahan ke Satpol pp agar melakukan pembongkaran sendiri.

“Kita lihat apakah mereka (pedagang) ini memiliki alas hak atau tidak karena berdiri diruas jalan dan kita sudah memberikan waktu melalui surat pelimpahan 7×24 jam. Tapi karena mereka mengabaikan surat peringatan kita, maka kita akan melakukan penertiban dengan dibantu TNI/Polri yang dipimpin oleh Pj Bupati Bogor,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.