Pj Bupati Izinkan ASN Jadi Timses Calon Kepala Daerah, Tapi dengan Catatan

Ilustrasi Pilkada serentak. IST

CIBINONG – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengizinkan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bogor untuk menjadi bagian dari tim sukses (Timses) calon kepala daerah pada pesta demokrasi Pilkada.

Namun, Asmawa memberikan catatan jika ASN tersebut memilih jalan sebagai Timses. Yakni dengan mengajukan cuti di luar tanggungan negara.

“Terkait ini (Pilkada) jangan ada yang jadi tim kampanye, tim sukses (Timses). Kalau mau, cuti di luar tanggungan negara boleh, saya izinkan,” kata Asmawa, Selasa (16/4/2024).

Jika tidak sanggup untuk melakukan itu, lanjutnya, maka lebih baik ASN tetap pada posisinya. Menjaga netralitas sebagaimana mestinya sebagai pejabat negara.

“Kalau tidak (cuti), jangan. Jangan coba-coba. Kalau saya temukan ada ASN masuk dalam tim sukses tim kampanye maka saya tidak punya beban untuk menegakkan aturan, jadi tolong, kita beri contoh kepada daerah lain, kepada masyarakat ASN di kabupaten Bogor bisa melaksanakan tugas itu,” tegas Asmawa.

Asmawa menjelaskan, konsekuensi daripada pilihan ASN sebagai Timses dari calon kepala daerah itu adalah sebuah pilihan yang harus dipikirkan secara matang.

Bukan tanpa sebab, Asmawa juga mengaku pernah menjadi bagian dari Timses dan telah melakukan izin, mengajukan cuti sebagai ASN.

“Saya pernah (jadi Timses), tapi saya cuti, saya tinggalkan kemudian saya kampanye. (karenanya) Jangan sampai pada akhirnya, ada ASN yang bermain-main di wilayah tersebut kemudian mendapatkan tindakan, pimpinannya disalahkan (tanpa pengajuan cuti),” jelasnya.

Dengan warning tersebut, Asmawa berharap tidak ada ASN di Kabupaten Bogor yang mencuri-curi menjadi Timses calon atau peserta pada kontestasi Pilkada baik Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang rencananya dilaksanakan November mendatang.

“Saya tidak pernah memberi arahan ABCD, pilihannya disimpan dalam hati, tapi disimpan dan ditunaikan pada 27 November 2024. Silahkan. Tapi di luar itu jangan. Apalagi sampai ada yang memanjat pohon memasang baliho. Jaga Marwah bapak ibu sebagai ASN,” kata dia.

Asmawa mengaku memiliki tugas dan kewajiban untuk menjaga kesuksesan Pilkada Kabupaten Bogor. Sehingga, semua aturan yang ada wajib diikuti oleh ASN.

“Kita harus memberikan dukungan, karena ini perhelatan demokrasi lokal untuk memilih pemimpin definitif kabupaten Bogor, saya hanya ban serep mengisi transisi. Tugas saya memastikan Pilkada kabupaten Bogor berjalan aman, tertib dan demokrasinya berjalan. Itu tugas saya dalam SK,” tandasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.