Pj Bupati Asmawa Tosepu Ungkap Soal Kawasan Blankspot

CIBINONG – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengakui masih ada 14 Desa di Kabupaten Bogor masuk dalam kawasan Blankspot (sulit sinyal internet).

Hal itu disampaikan olehnya saat Pemerintah Daerah Kabupaten memberikan apresiasi kepada PT Telkomsel Indonesia yang telah membebaskan sinyal internet di 12 desa.

“Hari ini kami memberikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor saya dengan pimpinan DPRD kepada Pt Telkomsel Indonesia yang sudah membebaskan beberapa desa di Kabupaten Bogor yang selama ini belum merdeka sinyal dan mulai hari ini sudah merdeka sinyal,” katanya kepada PAKAR.

Ia menyebut dari 14 desa tinggal dua desa yakni di Rumpin dan Cigudeg masih masuk dalam kawasan Blank Spot. “Paling tidak dari 14 desa yang kami usulkan dan paling tidak, tinggal dua desa yang masih dalam proses. Dan alhamdulilah Desa Ciguha sudah bebas merdeka sinyal, dan dua desa yang belum (merdeka sinyal) yaitu di Rumpin dan Cigudeg,” ungkapnya.

Padahal sebelumnya Asmawa Tosepu menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor sudah tidak masuk dalam kawasan Blank Spot. “Saya sudah berkeliling di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor, tetapi hanya tinggal satu desa yang masih Blank Spot yaitu Ciguha,” katanya kepada PAKAR.

Ia mengaku bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor telah mempunyai rencana untuk mengatasi jaringan Blank Spot tersebut khususnya diwilayah Ciguha. “Pemerintah sudah mempunyai rencana untuk menghadirkan satelit sehingga jaringan disana mudah terakses dan tidak menyulitkan masyarakat di wilayah Ciguha itu,” ungkapnya.

Ia menuturkan jaringan Blank Spot dipenjuru wilayah yang ada di Kabupaten Bogor seharusnya menjadi tanggung jawab sektor wisata atau pun pengembang. “Ada yang menjadi tanggung jawab sektor wisata dan itu juga tidak luput menjadi layanan dasar tanggung jawab pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto menyebutkan bahwa ada 18 desa yang menjadi area blank spot di Kabupaten Bogor. “Ada sekitar 18-an area blank spot itu dan wilayah itu terdiri dari Kabupaten Bogor Timur dan Bogor Barat,” ucapnya.

Ia juga berencana untuk menggandeng pihak swasta (pengembang) untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menangani area blank spot di 18 titik tersebut. “Kita bekerja sama dengan pihak swasta untuk mendorong dan bersama-sama menyelesaikan area Blank Spot itu menjadi salah satu pelayanan kita kepada masyarakat,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.