Pesti Kabupaten Bogor Kecewa dengan Pengprov, Ini Alasannya

Ketua Harian Pengcab PESTI Kabupaten Bogor, Rudy Achdiat. Abriadi | Pakar

CIBINONG – Pengurus Cabang Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Kabupaten Bogor, tidak puas dengan keputusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PESTI Jawa Barat, yang berlangsung di Kota Bandung, pada 10 Maret 2021 lalu.

Karena dalam Rakerda tersebut, belum memutuskan soal regulasi usia, pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022 kapan digelar, nomor yang boleh diikuti atlet dan beberapa poin lainnya. Hal itu ditegaskan Ketua Harian Pengcab PESTI Kabupaten Bogor, Rudy Achdiat, Selasa (16/3/2021).

“Dalam Rakerda PESTI Jawa Barat lalu, belum ada kejelasan. Jadi kita di daerah masing bingung, dan harus menunggu kepastian dari Pengprov, kaitan dengan semua mekanisme pelaksanaan BK Porprov,” ujarnya.

Rudy menjelaskan, seharunya pada Rakerda itu, semua sudah harus diputuskan. Agar semua Pengcab PESTI se-Jawa Barat, bisa fokus mempersiapkan atlet, namun dengan kondisi sekarang Pengcab masih harus menunggu lagi kepastian dari Pengprov.

“Yang kita khawatirkan itu sekarang adalah regulasi usia. Karena, pada saat kita fokus mempersiapkan atlet, tapi usianya tidak masuk dalam regulasi ketika ditetapkan, yang ada kita harus mencari pengganti atlet yang usianya sesuai dengan keputusan regulasi,” tegasnya.

Namun, sambung Rudy, setelah Rakerda selesai, Pengcab PESTI Kabupaten Bogor, memberikan saran kepada Pengprov, agar regulasi usia, pelaksanaan BK Porprov, dan nomor pertandingan yang boleh diikuti atlet harus segera diputuskan. Agar masing-masing daerah bisa mempersiapkan kesiapan atlet yang bakal diturunkan pada BK Porprov 2021, dan Porprov 2022. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.