Pertahankan Warisan Budaya, Disbudpar Gelar Pasanggiri Aliran Cimande

Kegiatan Pasanggiri Aliran Cimande yang digelar Disbudpar Kabupaten Bogor. Ujang | Pakar


CARINGIN-  Upaya Kabupaten Bogor dalam mempertahankan budaya pencak silat sebagai warisan Leluhur Cimande terus digalakkan, hal itu dibuktikan dengan digelarnya pasang giri Aliran Cimande. Yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor di pendopo Cimande Desa Cimande Kecamatan Caringin.


Kegiatan tersebut dengan 12 kategori, yang diikuti 220 orang peserta.  Dengan 88 penampilan original Cimandean. Dan seni ibing pengembangan. Sementara peserta yang mengikuti festival  pasang giri aliran Cimande diikuti oleh anak anak dibawah 14 tahun dari 10 lingkung seni.


Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata  Kabupaten Bogor Budi Cahyadi Widiardi yang membuka kegiatan pasang giri tersebut mengatakan, Kegiatan pasang giri yang dilaksanakan di Cimande sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah kabupaten Bogor dalam melestarikan mempromosikan seni bela diri penca silat Cimande kepada Generasi muda melalui kompetisi yang mewakili kearifan lokal nilai nilai luhur.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dan mendukung terlaksananya kegiatan dengan lancar dan sukses, “ katanya kepada Pakar.


Dia mengajak, Kegiatan festival pasangggiri tersebut bukan sekedar ajang perlombaan, akan tetapi menjadi kan momentum untuk mempererat tali silaturahmi saling bertukar pengalaman serta menjalin kerjasama dalam melestarikan budaya yang menjadi jati diri suatu bangsa. “Jadikan momentum ini sebagai sebagai ajang meningkatkan persaudaraan serta kecintaan terhadap budaya warisan leluhur,” ucapnya.


Budi menambahkan, Kegiatan tersebut sengaja diikuti oleh peserta anak anak dari sejumlah lingkung seni dikabupaten Bogor, hal itu menurut dia sebagai langkah regenerasi dan menarik minat dan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa. “Untuk tahun ini, pesertanya anak anak, alasannya kita regenerasi dan dalam upaya meningkatkan kecintaan kepada Budaya silat Cimande sejak dini. Jangan sampai anak anak cucu kita tidak tahu budaya sendiri,” jelasnya.


Sementara itu  Opik Sahridin Kepala Desa Cimande, mengatakan, pihaknya mengucapkan  Terimakasih kepada Disbudpar  yang sudah mengadakan festival seni budaya Cimande setiap tahun. “Kegiatan ini tentu ini wujud dukungan, terhadap kelangsungan seni budaya Cimande. Dan harapan ke depan lebih memperhatikan sarana prasarana pendukung baik infrastuktur dan perawatan sarana penunjang seni dari pihak Pemkab terkait secara khusus. Karena banyak nya kegiatan budaya dan tradisi di Desa Cimande, seperti Haol kasepuhan, milad perguruan dan ngabungbang 14 maulid. Semuanya  tidak  bisa di cover oleh anggaran Dana Desa. Jujur kami kewalahan makanya kami mohon adalah langkah dari pemkab Bogor,” ungkapnya.


Bah Didih Dewan Kasepuhan Cimande yang juga ketua Saung Penca Cimande menambahkan, Kegiatan Pasanggiri aliran Cimande tahun ini sengaja diikuti peserta anak anak dari 10 lingkung seni, dengan tujuan regenerasi pencak silat aliran Cimande Dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda kepada Budaya khusunya silat Cimande. “Memang tahun ini sengaja seluruh peserta se Kabupaten Bogor khusus aliran Cimande diikuti 10 lingkung seni pesertanya semua anak anak usia 14 tahun kebawah. Tujuannya, untuk regenerasi dan menumbuhkan rasa cinta kepada Generasi muda,” tuturnya. UJG
 
 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.