Perkuat Mutu Dosen, Kemendikbudristek Luncurkan Program Ini

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam . IST

JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah meluncurkan banyak program yang dilaksanakan dengan pendanaan dari dana pemerintah maupun dengan dana mandiri.

Hal ini bertujuan untuk mendorong transformasi perguruan tinggi sekaligus menguatkan semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di kalangan dosen. Program-program tersebut diselenggarakan untuk mengakselerasi SDM dosen, salah satunya Program Beasiswa Gelar dan Nongelar bagi SDM Pendidikan Tinggi Akademik dan Vokasi.  

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, mengatakan program tersebut antara lain program World Class Professor (WCP), yaitu program yang mengundang profesor kelas dunia dari berbagai perguruan tinggi (PT) ternama dalam negeri/luar negeri sebagai profesor kunjungan untuk ditempatkan di berbagai PT di Indonesia.

“Ada sekitar 70 orang pesertanya, program kemitraan dosen dan guru dengan sasaran dosen LPTK sekitar 45 orang, program detasering kira-kira untuk 70 orang, bridging course sekitar 25 orang, program beasiswa S2/S3 bagi dosen dan calon dosen sekitar 1.000 lebih beasiswa S3 di dalam maupun luar negeri, sertifikasi kompetensi untuk kualifikasi kompetensi internasional dalam bidang tertentu ada sekitar 160 orang,” kata Nizam, Sabtu (15/5/2021).

Mengenai dosen, Nizam mengatakan tentu harus melihat institusinya, karena itulah transformasi perguruan tinggi sekaligus implementasi penggunaan APBN untuk pendidikan tinggi dituangkan dalam delapan indikator kinerja utama (IKU).

“Delapan indikator kinerja utama tersebut adalah (1) kepekerjaan lulusan, seberapa banyak lulusan kita itu memasuki dunia kerja, (2) berapa banyak mahasiswa yang mengikuti program minimal 1 semester di luar kampus, (3) dosennya mengikuti kegiatan di luar kampus tetapi terinstitusikan, (4) praktisi mengajar di dalam kampus, (5) hasil kerja dosen digunakan masyarakat dan dapat rekognisi internasional, (6) program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, (7) kelas kolaboratif dan partisipatif, dan (8) program studi berstandar internasional,” ujar Nizam.

Daftar program-program pendidikan tinggi dari Kemendikbudristek:

Program magang dapat mengunjungi laman kompetensi.sumberdaya.kemdikbud.go.id

Sementara, untuk program microcredential dapat mengunjungi laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id, kemudian untuk beasiswa S2/S3 bisa ke laman beasiswa.kemdikbud.go.id. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.