Pergerakan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Prediksi Daging Sapi Naik hingga Rp150 Ribu Perkilogram

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu bersama anggota Komisi IV DPR-RI, Ravindra Airlangga Hartarto saat memantau kondisi harga pangan di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. (Dok.Diskominfo)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyebut ada sejumlah pergerakan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri di pasaran. Salah satunya terjadi Pasar Cibinong.

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan, pergerakan harga tersebut terjadi karena adanya dinamika pasar. Misalnya pada harga daging sapi yang diprediksi naik dari Rp135 ribu perkilogram menjadi Rp150 ribu perkilogram.

“Tadi kita lihat bahwa beberapa bahan jelang lebaran itu mulai bergerak. Daging sapi dikisaran Rp135 ribu diperkirakan sampai hari lebaran bisa naik di angka Rp150 ribu (perkilogram). Ini karena ada dinamika pasar, dimana kebutuhan masyarakat semakin meningkat,” ungkap Asmawa saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR-RI di Pasar Cibinong, Senin (1/4/2024).

Untuk membantu menutupi kebutuhan masyarakat yang lainnya, Asmawa mengklaim bahwa Pemkab Bogor telah melakukan sejumlah langkah. Misalnya menggelar operasi pangan murah.

Dia menyebut bahwa stok pangan di Kabupaten Bogor untuk tiga bulan ke depan berada dalam kondisi aman. Sehingga operasi pasar murah bisa terus dilakukan.

“Kami rutin laksanakan operasi pasar rumah di beberapa titik di Kabupaten Bogor termasuk di Pasar Cibinong. Ini kami lakukan untuk membantu mengurangi beban masyarakat di tengah tingginya harga bajan pokok,” jelas Asmawa.

Sementara, anggota Komisi IV DPR RI Ravindra Airlangga Hartarto mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terkait dengan kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan masyarakat di pasaran.

“Kami memantau ada beberapa pergerakan harga ya sekaligus juga melihat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yakni ketersediaan stok beras. Program ini akan membantu menekan dan mengantisipasi kenaikan harga beras.
Saya juga sudah koordinasi dengan Badan Pangan Nasional soal kondisi ini,” kata Ravindra.

Dari hasil pemantauannya tersebut, dia mengaku akan langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan intervensi, menekan kenaikan harga dan mengamankan stok pangan jelang Lebaran.

“Untuk menekan kenaikan harga, kita akan terus meningkatkan intervensi pasar melalui regulasi, kemudian memastikan target sasarannya sesuai kepada yang membutuhkan stabilisasi harga pangan, utamanya adalah daging,” jelas Ravindra. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.