Penyelenggara Haji Harus Responsif Hadapi Kedaruratan Saat di Arab Saudi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, saat melepas rombongan calon jemaah Haji kloter 8 asal Kabupaten Tasikmalaya, di Embarkasi Asrama Haji Kota Bekasi.(dpr)

BEKASI – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily meminta penyelenggara haji responsif terhadap situasi saat pelaksanaan Ibadah di Arab Saudi. Berbagai skenario kedaruratan kata dia harus sudah disiapkan.

“Saya kira yang paling penting adalah pada puncak (ibadah) Hajinya. Harus disiapkan skenario kedaruratan jika terjadi berbagai potensi hambatan pelayanan,” ujar Ace usai melepas rombongan calon jemaah Haji kloter 8 asal Kabupaten Tasikmalaya, di Embarkasi Asrama Haji Kota Bekasi, Kamis (15/5/2024).

Ace sendiri melihat pelayanan bagi para calon jemaah Haji saat masih di dalam negeri sudah cukup baik.

Sebelum melepas para calon jemaah kloter 8, Ia sempat berbincang dengan mereka untuk mengetahui bagaimana pelayanan yang mereka terima selama berada di Asrama. 

Ia berharap agar pelayanan yang baik ini bisa tetap dilakukan saat di Arab Saudi. Para jemaah kata dia juga tetap harus mendapatkan pelayanan yang terbaik saat di tanah suci.

“Kami Komisi VIII akan melakukan pengawasan, bukan hanya proses pelayanan dalam negeri, tapi juga nanti pada saat di tanah suci. Untuk bisa memastikan bagaimana pelayanan diberikan ke jemaah baik atau tidak,” ucapnya.

Sebagai informasi, setidaknya akan ada 241.000 calon jemaah haji pada tahun 2024 ini. Kuota yang didapatkan Indonesia tahun ini adalah yang paling banyak sepanjang sejarah. Terdiri atas 213.320 jemaah dan 27.680 jemaah haji khusus. Pemberangkatan para jemaah akan dilakukan secara bertahap dalam 544 kloter. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.