Penyaluran BPNT di Karang Tengah Babakan Madang Berisi Telor Busuk

Ilustrasi telor busuk. (Ist)

BABAKANMADANG – Distributor PT AAM diduga salurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak layak konsumsi alias busuk kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Hal itu di ungkapkan oleh Kepala Seksi Pemerintah (Kasie Pem) Desa Karang Tengah, Ade bahwa pihaknya kemarin sempat mendapatkan laporan adanya sejumlah telur busuk saat penyaluran BPNT di Kantor Desa.

“Sempat ada seorang ibu-ibu mempertanyakan, mengapa telur di dalam paket yang telah di terimanya membusuk. Namun tidak semuanya yang membusuk, mungkin hanya 1 atau 2 telur saja yang busuk atau tidak layak di konsumsi,” ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan pihaknya pun sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Karang Tengah.

“Namun setelah kami kroscek bersama RW setempat, kita masih belum menemukan adanya telur busuk itu dan kita pun menyiapkan 1 paket untuk mengganti adanya BPNT kurang bagus untuk di konsumsi,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa Salah satu produk BPNT yakni telur yang tidak layak konsumsi atau busuk tersebut pengiriman dari distributor milik PT AAM.

“Ini baru pertama kalinya, padahal sebelumnya tidak pernah sama sekali dan kini kita akan melakukan musyawarah dengan pihak terkait,” terangnya.

Senada di katakan Kepala Desa Karang Tengah, H. Suhandi bahwa pihaknya membenarkan adanya laporan dari sejumlah masyarakat terkait telur busuk

“Jika ada barang pokok dari BPNT tidak layak silahkan laporan langsung ke kantor desa dan bawa barang tersebut yakni telur jadi kita bisa komplen bareng-bareng kepada distributor tersebut,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya kemarin mendata sekitar 1.000 kurang lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT dari PT Aam.

“Ada 1.000 KPM untuk satu atau dua bulan tergantung di geseknya, dan jika ada keluhan lagi nanti warga silahkan bawa produk bahan pokok yang tidak layak di konsumsi ke kantor desa dan kita akan melakukan musyawarah seperti apa,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.