Penumpukan di RSUD Cibinong, Bupati Pastikan Tak Ada Pasien Covid-19 Yang Terlantar

Bupati Bogor, Ade Yasin. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Bupati Ade Yasin, menyikapi adanya penumpukan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor, semalam.

Dia memastikan tidak ada pasien yang di terlantarkan pihak rumah sakit.

“Tidak ada yang di terlantarkan, semuanya ditangani. Hanya saja memang kondisi rumah sakit lebih dan tenaga kesehatan kewalahan,” kata Ade Yasin, Minggu (4/7/2021).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi membludaknya pasien Covid-19 ke rumah sakit biasanya terjadi pada malam hari, pada saat pasien kondisinya memburuk setelah berjuang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Keterisian rumah sakit saat ini sudah 90 persen. Pasien terus bertambah, biasanya pada malam hari dimana mereka yang Isoman mengalami kondisi buruk hingga dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Ade Yasin.

Kendati demikian, dia mengaku belum menentukan apakah akan ada penambahan rumah sakit darurat atau tidak.

Menurutnya, saat ini pemerintah tengah berupaya menambah jumlah tenaga kesehatan untuk menangani pasien Covid-19 ketimbang membangun rumah sakit darurat yang memakan waktu cukup lama.

“Karena banyak juga tenaga kesehatan yang positif, mereka kewalahan sehingga harus ditambah. Tapi, kalau tenaga kesehatannya memadai, maka kita akan buka ruangan baru untuk penanganan Covid-19,” jelas Ade Yasin.

Sebelumnya diberitakan, lonjakan pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor terus terjadi. Teranyar, kasus tersebut memenuhi area parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, semalam.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Cibinong, Fusia Mediawaty membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, hal itu menyebabkan tenaga kesehatan kewalahan.

“Iyah betul. Memang kondisi pasien tadi malam sangat ramai,” kata Uci, begitu perempuan ini disapa. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.