Penjualan Mulai Meningkat, Pedagang: Mudah-mudahan Tak Ada Isu Penyakit Pada Hewan

Ilustrasi domba garut. IST

CIBINONG – Menjelang hari raya Idul Adha, permintaan hewan kurban mulai meningkat di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Hal itu dirasakan pedagang hewan kurban di Kelurahan Pakansari-Cibinong.

“Iyah sudah mulai ada peningkatan pembeli, sehari tiga sampai lima ekor terjual,” ucap Sanusi warga Sukaraja yang berjualan di jalan menuju Stadion Pakansari, Senin (5/6/2023).

Peningkatan penjualan biasanya akan dirasakan beberapa hari menjelang hari raya Idul Adha.

“Biasanya kalau sudah dekat hari raya kurban, bisa 15 sampai 20 ekor lebih terjual, mudah-mudahan di idul Adha tahun ini akan lebih banyak orang berkurban, dan membeli di saya,” harap Sanusi.

Lanjut dia, momen Idul Adha memang menjadi kesempatan dalam meraup cuan lebih banyak. Asalkan, tidak ada isu penyakit hewan yang menyebar.

“Tahun lalu sempat anjlok karena penyakit mulut dan hidung pada hewan, penjualan jauh dari harapan, mudah-mudahan tahun ini tidak terulang lagi,” ungkapnya.

Selain menjual secara konvensional, ia juga mengaku memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan penjualan.

“Selain facebook, tikTok juga ikut memasarkan jualan hewan kurban, Alhamdulilah berpengaruh,” terangnya.

Ia juga meyakinkan jika hewan kurban yang djualnya memiliki kualitas yang baik. Domba mayoritas domba Garut, dan ada juga domba dari luar Negeri.

“Yang dijual disini ada kebanyakan domba garut ya, dominan di domba garut. Tapi ada beberapa domba yang jenis Merino sama Teksel ada, itu domba dari luar ya kalo Merino itu jenis domba Spanyol, sejenis shaun the sheep begitu,” bebernya.

Selama di tempat penjualan domba-domba ini dalam pemeliharaan yang baik serta diawasi.

“Setiap beberapa hari sekali kita mandikan agar bersih,” ucapnya.

Harga hewan korban yang dijualnya bervariasi dari mulai Rp2,500.000 hingga Rp7.000.000. “Harga masih bisa dinego,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta dinas terkait agar melakukan pemeriksaan kepada setiap hewan yang akan dijadikan hewan kurban untuk memastikan hewan tersebut dalam kondisi layak konsumsi.

“Sudah saya perintahkan Diskanak mengecek setiap hewan yang dijual peternak, sehingga masyarakat nyaman dan aman saat berkurban,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.