Pengelola Plaza Jambu Dua Akhirnya ‘Menyerah’, Pemkot Bogor Sukses Buka Akses Jalan Yang Ditutup Sepihak

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach berdialog dengan perwakilan Plaza Jambu Dua, saat akan membuka akses jalan yang sempat ditutup oleh pengelola, Senin (20/5/2024). IST

BOGOR – Pemkot Bogor ‘sukses’ membuka kembali akses warga menuju Pasar Jambu Dua, yang sempat ditutup oleh pihak pengelola Plaza Jambu Dua atau PT Graha Agung Wibawa (GAW), Senin 20 Mei 2024.


Jalan ditutup pada awal Mei 2024 dengan luas 10.018 meter persegi dari arah Jalan Ciremai Ujung menuju Pasar Jambu Dua, serta dari arah sebaliknya.


Diketahui akses jalan itu merupakan lahan milik Plaza Jambu Dua yang letaknya bersebelahan dengan Pasar Jambu Dua.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Agustian Syach mengatakan, akses jalan tersebut kembali dibuka karena mengganggu kepentingan warga sekitar, terutama warga yang hendak berbelanja ke pasar dan jalur angkutan kota (angkot) trayek 08 dan 08A yang harus memutar dari Jalan Ciremei ke Jalan Ahmad Yani.


“Jadi pada hari ini kami dari Pemkot Bogor melakukan pembukaan akses jalan yang ditutup oleh PT GAW selaku pengelola Plaza Jambu Dua, sehingga terganggu kepentingan warga di sekitar sini,” ungkap Agustian didampingi Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor Alma Wiranta usai pembukaan jalan.


Agus memaparkan, dasar dari pembukaan akses jalan ini juga merujuk pada site plan lama milik Plaza Jambu Dua pada 2019, yang masih memfungsikan lahan tersebut sebagai jalan untuk warga. PT GAW telah mengajukan permohonan site plan baru kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor. Namun permohonan tersebut belum disetujui pada 30 April 2024.


“Dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Wali Kota Bogor periode 2014-2024 Bima Arya, bahwa akses jalan itu boleh digunakan warga hingga 30 April 2024, sehingga pengelola Plaza Jambu Dua menutup kembali akses tersebut pada 1 Mei 2024.
Namun, seharusnya pengelola Plaza Jambu Dua tidak menutup akses jalan menuju pasar itu karena masih digunakan site plan lama,” jelas Agus.


Agus membeberkan, dalam site plan jalan tapak yang dimiliki PT GAW menerangkan bahwa jalan ini difungsikan sebagai jalan dan secara eksisting sudah berfungsi sekian belas tahun ke belakang.


Ia mempersilahkan PT GAW kembali mengajukan izin dan site plan baru, dan nanti kemudian dirumuskan oleh Pemkot Bogor, batas mana saja yang bisa disetujui.


“Di samping itu, Pemkot Bogor juga menyiapkan opsi agar nantinya warga masih bisa menggunakan jalan itu, mulai dari pembelian lahan, hingga alternatif jalan. Pemkot pun sedang menyiapkan opsi alternatif jalan untuk warga di sini. Tapi kami meminta, sebelum itu dipenuhi, Plaza Jambu Dua juga tidak langsung melalukan penutupan secara sepihak, sehingga berdampak pada aktivitas yang ada di areal sini,” tandasnya.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.