Pengcab PBSI Cianjur Apresiasi Turnamen Susilawati Cup

Saat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati sedan memberika piala dan uang kepada juara bulutangkis. Esya | Pakar

CIANJUR – Turnamen Susilawati Cup I cabang olahraga (Cabar) Persatuan Bulutangkis (PB) eMHa yang digelar di GOR Pringgondani, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, memasuki babak final, Rabu (8/2/2023) malam. Turnamen yang memperebutkan piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur itu merupakan salah satu sarana menjaring bibit pebulutangkis potensial.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati, mengatakan turnamen digelar sejak 5 Februari 2023. Digelar nomor beregu dan ganda putra perseorangan.”Memang pada event ini, selain untuk menjalin silaturahmi, kita juga ingin mencari dan melihat bibit atlet yang potensial untuk menjadi juara,” terang Susilawati, kepada wartawan Rabu (8/2/2023) malam.


Susilawati berharap agar para pebulutangkis asal Cianjur tersebut, tidak hanya berbicara di level lokal tingkat kabupaten. Lebih dari itu, mereka harus bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat regional dan nasional. “Ini sebagai bentuk apresiasi saya untuk dunia olahraga di Kabupaten Cianjur, khususnya cabang olahraga badminton,” tegas legislator Kabupaten Cianjur ini.

Menurutnya, butuh keterlibatan semua pihak agar atlet Kabupaten Cianjur bisa menorehkan prestasi. Terutama pada lingkup cabang olahraga badminton, Susilawati berharap Pengcab PBSI Kabupaten Cianjur bisa memasifkan pola pembinaan berkelanjutan.”Namun, jangan lupa juga persoalan support, seperti materi atau anggaran yang perlu kita pikirkan bersama-sama,” katanya.

Dia mengaku jika event ini dijadwalkan akan terus digelar secara berkesinambungan sebagai bentuk pola pembinaan. Bahkan, jika memang memungkinkan dan animo masyarakat meningkat, sekupnya dimungkinan lebih luas.”Kita pasti akan bersama-sama dengan elemen yang memang support terhadap badminton,” terangnya.

Secara umum, kata Susilawati memandang dunia olahraga di Kabupaten Cianjur berjalan dinamis dan cukup berkembang. Hanya perlu digarisbawahi pola pembinaan yang dilakukan pengurus masing-masing cabang olahraga. “Hanya yang harus lebih ditingkatkan lagi itu pembinaan yang terstruktur, masif, dan juga anggarannya jangan macet. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab PBSI Kabupaten Cianjur, Nurjaya, mengapresiasi event turnamen badminton Susilawati Cup I. Event itu tentunya merupakan bentuk dukungan bagi para pebulutangkis di Kabupaten Cianjur.


“Event secara offline ini tentu bisa memacu untuk menghidupkan para atlet kita. Kami berharap sinergi dari event ini menghadapi event nasional tahun ini. Rencananya pada 10-16 Juli 2023, Pengcab PBSI Kabupaten Cianjur akan melaksanakan turnamen tingkat nasional. Tahun lalu pada bulan yang sama juga digelar turnamen tingkat nasional,” bebernya.


Pasalnya, lanjut Nurjaya, selama dalam kurun tiga tahun terakhir terdapat penambahan jumlah atlet bulutangkis di Kabupaten Cianjur. Berdasarkan data sistem informasi, pada 2019 jumlah atlet bulutangkis di Kabupaten Cianjur sebanyak 40 orang. “Sekarang alhamdulillah sudah terdata 214 orang atlet. Penambahannya sangat signifikan dengan adanya turnamen-turnamen,” pungkasnya. NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.