Pengamanan Nataru 2021, Satpol PP Lakukan Ragam Langkah Pengamanan

Dalam rangka pengamanan perayaan Hari Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, Unit Satpol PP Kec. Kemang telah memasang spanduk besar berisi SE Bupati Bogor tentang pembatasan kegiatan masayarakat saat Nataru. (Fahri | Pakar)

KEMANG – Unit Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kemang, melakukan berbagai langkah konkrit guna kesiagaan petugas di lapangan dalam giat pengamanan peringatan Hari Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) 2022.

Yazidil Bustomi, Kepala Unit Satpol PP Kemang menegaskan, pasca menggelar apel siaga gabungan petugas beberapa hari lalu, saat ini pigaknya telah masang sejumlah spanduk raksasa jenis banner ukuran 6 x 3 meter, berupa sosialisasi Surat Edaran (SE) Bupati Bogor tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat saat Nataru.

“Ada 9 titik potensi kerumunan dan keramaian yang telah dipasangi banner raksasa. Tujuannya untuk memberikan peringatan kepada semua orang yang hendak merayakan Nataru supaya mau mematuhi aturan yang berlaku di Kabupaten Bogor sebagaimana yang telah dituangkan dalam SE Bupati Bogor Nomor 1069/COVID-19/Sekret/XI/2021,” beber Kanit Satpol PP Kemang Yazidil Bustomi, Jumat (24/12/2021).

Tomi, sapaan akrabnya merincikan, 9 lokasi titik kerumanan masa yang telah dipasang banner raksasa adalah di area perumahan Telaga Kahuripan ada 3 titik, depan kolam renang SWP Desa Tegal 1, di depan Hotel Pendopo 45 Desa Pondok Udik, di depan RM Tahu Yunyi, di depan Sekolah Borcess, di depan Hotel Laras Hati Desa Parakan Jaya masing – masing 1 dan di lapangan Desa Semplak Barat 1.

Ia menambahkan, sosialisasi melalui pemasangan banner raksasa merupakan salah satu langkah kongkrit jajaran dari Satpol PP Kecamatan Kemang bersama seluruh anggota petugas dari Satlinmas Desa/Kelurahan dalam rangka ikut mewujudkan adanya keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Disinilah unsur pemerintah hadir di tengah-tengah warga masyarakatnya. Ini juga sebagai perwujudan sinergitas dan kolaborasi semua unsur aparatur se-Kecamatan Kemang demi mewujudkan good governance serta kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat,” pungkas Yazidil Bustomi. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.