Penerima Bantuan Pertanyakan Harga Mesin Jahit, Ini Penjelasan Disperindag Kabupaten Bogor


MEGAMENDUNG – Sebanyak 200 orang Industri Kecil Menengah (IKM) menerima bantuan paket mesin Jahit Dari Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor yang berasal dari Pokok Pokiran (Pokir) DPRD Kabupaten Bogor. Dengan total anggaran 6,7 miliar untuk pengadaan paket.

Mesin Jahit seharga Rp 33 juta per Paket mesin jahit. Penyerahan paket mesin jahit tersebut berlangsung di hotel Mega Cipayung, Kacamatan Megamendung.


Novita Candra, IKM Kecamatan Rumpin mengatakan, bantuan tersebut dipastikan sangat membantu dan menunjang IKM dalam menjalankan usahanya. Namun dirinya menyayangkan anggaran sebesar itu lebih baik diserahkan langsung ke IKM. “Ini mesin bukan untuk usaha, tapi untuk kupat kaput ( jahit jahit kecil atau perbaikan) tidak cocok buat usaha ini mesin plastik,” kata Novita kepada Pakar.


Menurut diam, mesin tersebut tidak bisa untuk menjahit banyak , melainkan hanya untuk satu dia baju saja. Bahkan harganya saya chek hanya 7 juta buat mesin obras. “Ini Ga bisa banyak,  paling buat satu dua baju. Saja. Saya chek harganya Cuma 7 juta pak harganya ini buat satu mesin obras,” ungkapnya.


Sementara itu Rizkiazi IKM Sukaraja mnjelaskan, mesin tersebut sudah menggunakan teknologi sehingga harus diatur Menunya walaupun skalanya kecil.  “Menu nya harus diseting dulu baru bisa digunakan untuk  dimesin ada severnya, yang pake nya harus sudah melek teknologi makanya sebelum diserahkan kami diberikan pelatihan terlebih dahulu,” ucapnya.


Dia menegaskan, pengguna mesin tersebut harus melek teknologi, sehingga bisa untuk menggunakan dengan baik. “Kalau kita ikut ke teknologi hasilnya ppasti bagus, Untuk produksi banyak bisa saja.  Mungkin saja yang yang bilang nga cocok itu mungkin gaptek,” ucapnya.


Sementara itu Dessy Zerlina Subkord Pembangunan Sumber Daya Industri (PSD) Disperindag mengatakan, pengadaan paket mesin jahit tersbut melalui e-catalog sehingga sesuai dengan harga dan hasil dari pengecekan kepada pabrik CV. Pelita Edukasi sebagai penyedia. “Anggarannya sebesar 6,7 miliar selain pengadaan barang juga untuk pelatihan IKM, dan barang tersebut sesuai dengan kebutuhan dari para IKM,” kata Dessy.


Dia menambahkan, anggaran tersebut daei Pokir DPRD Kabupaten Bogor, oleh karena itu bertujuan untuk mengembangkan IKM di kabupaten Bogor. “Penerima bantuan ini adalah IKM sekabupaten Bogor sebanyak 200 orang, bantuan ini untuk per orangan bukan untuk ke desa atau disimpan di desa,” tegasnya.


Desi saat dksinggung terkait dengan ketimpangan harga, dia mengaku, semua sudah sesuai dengan aturan dan spek nya serta kebutuhan IKM. “Karena melalui e-Catalog, kami lihat dan kami survei barangnya semua sudah sesuai, karena anggaran itu bukan hanya untuk mesin tapi juga untuk pelatihan,” pungkasnya. UJG
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.