Pemprov Jabar Siap Alokasikan Anggaran Untuk Pembangunan RSUD Parung

Jajaran Pemkab dan DPRD Kabupaten Bogor saat melakukan survei ke lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan RSUD Parung, di Desa Cogreg Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Dok | Pakar

PARUNG – Informasi tentang sudah disiapkannya anggaran bantuan keuangan dari Pemprov Jabar untuk pembangunan RSUD Parung, disambut baik oleh masyarakat di wikayah bagian utara Kabupaten Bogor.

“Masyarakat di Bogor Utara terlebih warga di Kecamatan Parung, tentu berterimakasih dan mengapresiasi hal ini. Terlepas anggarannya dari mana, pembangunan RSUD Parung sangat dinanti dan dibutuhkan oleh warga sebagai pusat pelayanan kesehatan yang repsentatif,” ungkap Camat Parung, Yudi Santosa, Senin (15/2/2021).

Untuk diketahui, Pemprov Jawa Barat telah mempersiapkan alokasi anggaran bantuan keuangan pada tahun 2021 untuk pembangunan RSUD di Bogor Utara, tepatnya di Desa Cogreg Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Informasi hal ini disampaikan Asep Wahyu Wijaya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor. Ia menyebutkan bahwa, alokasi terbesar bantuan keuangan Pemprov Jabar pada tahun anggaran 2021 adalah untuk pembangunan sarana prasarana kesehatan, yaitu diperuntukan untuk pembangunan Rumah Sakit di wilayah utara Kabupaten Bogor.

“Total anggarannya sebesar 112,6 miliar rupiah. Saya tentu sangat berharap, agar pembangunan Rumah Sakit di daerah Bogor Utara ini bisa langsung direalisasikan, mengingat kebutuhan rumah sakit di Kabupaten Bogor masih sangat besar,” papar Asep Wahyu Wijaya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini menegaskan, harapan pembangunan RSUD Parung bisa terselesaikan pada tahun 2021 ini juga melihat kondisi wabah covid 19 yang hingga saat ini masih terus berlangsung dan belum tentu usai dalam waktu dekat.

“Sehingga, apabila pembangunan RSUD baru bisa diselesaikan pada tahun ini juga, maka diharapkan dapat dipergunakan untuk keperluan tersebut,” imbuh Asep.

Ia menambahkan, di bangunnya RS di kawasan Bogor Utara juga akan mengurangi beban RSUD Cibinong dan RSUD Leuwiliang, sehingga akhirnya pelayanan di kedua RSUD tersebut bisa dimaksimalkan.

“Saya ingin menyampaikan juga bahwa dalam pembangunan faskes ini, Pemkab Bogor dapat mencari mitra swasta yang benar – benar qualified dan proper. Jangan main – main, karena pembangunan RS ini amat strategis dan menentukan fungsinya demi memenuhi kebutuhan warga Kabupaten Bogor,” tndas Asep Wahyu Wijaya. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.