Pemkot Pantau PNS Yang Mudik Lebaran, ini Sanksi Tegasnya

Dedie A. Rachim Wakil Wali Kota Bogor. (Ist)

BOGOR – Larangan mudik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Untuk itu, pihak Pemkot akan melakukan pemantauan atas para pegawainya yang dikhawatirkan melakukan mudik Lebaran. Pemantauan akan dilakukan melalui media sosial. Sanksi tegas pun telah disiapkan apabila terdapat PNS yang nekat mudik.

“Kita pantau aktifitas para PNS. Jadi misalnya mereka upload di media sosial kan ketahuan. Ada sanksinya apabila memang melanggar. Kalau memang ada pelanggaran ada sanksi mulai dari tunjangan kinerja, tunjangan khusus dan lain-lain jadi pertimbangan,” tegas Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, kepada wartawan, Senin (17/5/2021).

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mendapati adanya pegawai yang bolos kerja. Karena, sebelumnya memang tidak ada permintaan atau pengajuan mudik dari ASN Pemkot Bogor. “Sejauh ini kan masih PSBMK, jadi dalam PSBMK ketentuannya masih work from home (WFH) 50 persen. Kalau kita lihat dari laporan BKPSDM sebagian besar sudah melakukan absensi digital dan sejauh ini tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan. Kepatuhan ASN Kota Bogor relatif tinggi,” jelasnya.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan setelah berakhirnya larangan mudik Lebaran akan ada ASN yang mengajukan libur. Tetapi, sampai saat ini pihaknya belum mendapat pengajuan secara resmi. “Terkait permohonan mudik Lebaran dari pantauan saya dan pak Wali tidak ada permintaan khusus. Jadi mungkin setelah tanggal 17 ini ada beberapa yang mengajukan tapi kita belum terima,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.