Pemkab Bogor Harus Siapkan Uang Rp32,5 Juta Per Hari Untuk Buang Sampah di TPPAS Nambo

TPPAS Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Age | PAKAR

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, harus menyiapkan anggaran sebesar Rp32,2 juta per hari untuk membuang sampah di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Asnan menjelaskan, anggaran tersebut dibutuhkan seiring jatah yang didapatkan Kabupaten Bogor untuk jumlah pembuangan sampah, yakni sebesar 260 ton per hari atau sekitar Rp125 ribu per ton.

“Jadi kita anggarkan untuk membuang sampah di sana selama enam bulan tapi masih rencana, karena keterbatasan anggaran,” ungkap Asnan kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Tempat pembuangan sampah milik Pemprov Jawa Barat yang ada di Kecamatan Klapanunggal itu direncanakan beroperasi pada tahun 2022 sekitar 40 persen dari kapasitas 1.800 ton.

Asnan menyebutkan bahwa sejauh ini Pemkab Bogor masih memprioritaskan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengingat produksi sampah harian mencapai 2.700 ton.

“Nanti kita mau lakukan penataan juga di TPA Galuga. Kita kerja sama dengan Pemkot Bogor karena memiliki area pembungan lebih besar dari kita,” kata Asnan.

Seperti diketahui, Pemkab Bogor memperpanjang kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait pembuangan sampah di TPA Galuga pada 31 Desember 2020.

Perpanjangan sendiri dilakukan karena Pemkab Bogor tidak memiliki plihan lain untuk membuah sampah tersebut selain di Galuga.

Pada penggunaan itu, Pemkab Bogor bergantung pada Pemkot Bogor dalam pengelolaan sampah, khususnya pembuangan di TPA Galuga, meski Galuga berada di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Hal itu disebabkan karena TPA Galuga sebagian besar merupakan aset milik Pemkot Bogor, dengan luas lahan sekitar 36 hektar, sedangkan Pemkab Bogor hanya memiliki luasan 3,7 hektar.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.