Pemkab Bogor Berencana Kembangkan Sarana Angkutan Umum Massal Koridor Bojonggede-Sentul di Tahun 2024

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Suryanto. IST

CIBINONG – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor berencana melakukan pengembangan sarana angkutan umum massal koridor Bojonggede-Sentul pada 2024 nanti.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Suryanto mengatakan, usulan sarana angkutan massal telah disetujui Pemerintah Pusat dan provinsi di tahun 2024.

“Alhamdulilah yang kita usulkan transportasi umum massal ini dapat bantuan dari Pemerintah Pusat dan provinsi,” ujar Suryanto kepada wartawan, Rabu (21/6/2023).

Namun begitu, bantuan nanti bisa berbentuk anggaran bisa juga berbentuk unit transportasi, tapi hingga saat ini masih didiskusikan. “Jadi kita lihat nanti hasil diskusi, apakah bantuannya unit atau anggaran,” terangnya.

Ia berharap, bantuan yang didapat dalam bentuk unit seperti bus listrik. “Tapi bus biasa juga, gak apa-apa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Agus Ridallah, memimpin rapat koordinasi pengembangan transportasi dan pembahasan lanjutan angkutan umum massal.

Rapat ini membahas mengenai pengembangan transportasi massal rendah karbon atau bus listrik di Kabupaten Bogor.

“Angkutan massal ramah lingkungan ini untuk peningkatan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, selamat, modern, terintegrasi, ramah lingkungan dan terjangkau. Dengan pelayanan angkutan umum massal berbasis listrik yang terintegrasi dengan Kawasan tertib lalu lintas dan pengembangan sarana prasarana lainnya seperti park and ride dan sky bridge Bojonggede.“ ujar Agus Ridhalah belum lama ini.

Selain itu, sambung dia, untuk mendukung sasaran tujuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2024-2026 terkait pencapaian pemerataan pembangunan wilayah yang didukung infrastruktur berkualitas dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, dan upaya pencapaian penyelesaian permasalahan daerah Kabupaten Bogor yaitu ketimpangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi.

Maka, diperlukan adanya peningkatan pelayanan insfrastruktur publik yang berkelanjutan dan berkualitas, serta permasalahan transportasi berupa kemacetan dan kondisi lingkungan hidup berupa kualitas udara menjadi prioritas.

“Maka diperlukan adanya pelayanan angkutan masal rendah karbon di wilayah Kabupaten Bogor,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.