Pemkab Biayai Dana Giat Vaksinasi, Para Camat Sumringah

CIBUNGBULANG – berkoar saat reses yang Dilaksanakan di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor seluruh Kepala Desa akhirnya lega kegiatan vaksinasi di cover kemabali oleh pemerintah daerah (Pemda).

Mengingat seluruh kepala desa di Kecamatan Cibungbulang yang mengeluh kegiatan vaksinasi di bebankan oleh para kades. Hal tersebut sudah terjawab sudah.

Asisten pemerintahan kabupaten Bogor Hadijana mengatakan, dengan pertimbangan seperti itu diberikan bantuan kepada Desa, karna pihaknya sudah memberikan surat ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) untuk di alokasikan dari anggaran Dana Desa (DD).

“Karna informasinya itu hampir 90% dd sudah tersalurkan. Ada sisa sepuluh persen mangkanya dibuat surat edaran untuk mengalokasikan anggaran dd untuk kegiatan vaksinasi. Tapi tidak sedikit juga dd sudah habis karna kita melihatnya secara umum Sekabupaten Bogor,” ungkapnya. Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, sampai akhir tahun 2021 pemerintah Kebupaten Bogor memiliki target tujuh puluh persen dan di tambah dengan kedatangan vaksin mencapai dua juta dosis.

“Karna itu kebijakan pimpinan ya karna sampai akhir tahun mencapai 70% dan ditambahan dosisnya mencapai 2 juta dosis. Sudah kita siapakah anggarannya untuk di alokasikan ke Desa tapi dengan catatan harus mencapai minimal 500 dosis sasaran perhari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, anggaran persekali vaksin diberikan 5000 rupiah, jadi sekali kegiatan pihaknya berikan anggaran 2,5 juta untuk akomodasi dan makan tenaga medis. Jadi tidak membebani biaya pribadi para kepala desa.

“Kita akan memberikan bantuan tersebut kalo mencapai 500 perhari, kalo seharian mencapai 10 atau 20 dosis kita ga beri bantuan karna kan percepatannya tidak terpenuhi, paling tidak minimal harus 500 dosis,” tegasnya.

Ia pun menjabarkan, surat yang dilayangkan oleh sekertaris daerah tentunya untuk percepatan vaksinasi. Meningkat A-DD lebih di fokuskan untuk penanganan covid-19.

“Surat edaran itu kan himbauan, saat ini kan yang di perlukan untun percepatan vaksin, jadi dana Desa lebih fokus untuk penanganan covid-19 dan di Desa pun harus di musyawarahkan, kalo hasil musyawarah tidak bisa ya tidak apa-apa, karna kan dana Desa memiliki mekanismenya sendiri,” pungkas. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.