Pemkab Bakal Naikan Alokasi APBD untuk Pendidikan di Kabupaten Bogor

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Suryanto Putra. Age | Pakar

CIBINONG – Pemerintah Daerah berencana akan menaikan alokasi APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) untuk Pendidikan di Kabupaten Bogor, Senin (1/7/2024).

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Suryanto bahwa saat ini anggaran untuk alokasi pendidikan hanya sekitar 20 persen untuk peningkatan fasilitas dan tenaga pendidikan. “Sekarang anggaran kita cukup besar lah yah terkait untuk pendidikan yaitu 20 persen yang diperuntukan kebutuhan sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan kita yang akan terus meningkat,” katanya.

Ia berharap dengan Pemerintah Daerah mengalokasikan APBD sebesar 20 persen dapat meningkatkan dan memajukan kebutuhan serta fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor. “20 persen itu anggaran dari apbd kita, misal Rp 10 triliun berarti 2 triliun dan itu tinggal menempatkan yang pas atau mengalokasikan anggaran yang diperuntukan sesuai dan sampai sekarang tetap sama. Dan saya harap ini salah satu strategi kita untuk mendorong ipm,” harapnya.

Bahkan menurutnya untuk meningkatkan IPM di Kabupaten Bogor harus melibatkan semua pihak, demi meningkatkan dan memajukan pendidikan. “Makanya strategi kita itu perlu ada pengkhususan (tindakan khusus) dalam rangka mengejar ketinggalan dia makanya tadi dengan adanya pemekaran menjadi salah satu solusi agar tadi bogor barat lebih fokus dalam melaksanakanpembangunanannya dalam mengejar kepeningalan,” tambahnya.

Ia memaparkan dalam upaya ini bisa disamakan seperti meningkatkan pembangunan infrastruktur dengan menggunakan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade). “Upaya Upaya kita sudah intinya, melalui Samisade pembangunan infrastruktur dan pengembangan sekolah juga sedang kita coba tingkatkan, dan kita ingin menghimbau kepada kepala desa untuk memastikan seluruh warganya sekolah,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.