Pemilik Warung Makan Menjerit Karena ‘Pedasnya’ PPKM Level 4

CIBINONG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 membuat pemilik warung makan di daerah Cibinong mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan.

“Semenjak PPKM penurunan penjualan terasa banget perbedaannya. Saya juga semenjak PPKM ini jadi menyediakan makanannya sesuai kondisi aja, karena sekarang sudah mulai jarang pembeli,” Ungkap Rama, pemilik warung makan kepada PAKAR, Senin (26/07/2021).

Walaupun saat ini pemberlakuan PPKM sudah mulai dilonggarkan dan sudah memperbolehkan masyarakat makan di tempat selama 20 menit, hal ini juga masih dirasa kurang setimpal dengan kerugian yang para pemilik warung alami.

“Ya saya juga gak enak ya, kasian kalau orang harus makan buru-buru cuma karena peraturan ini. Jadi, orang-orang lebih milih di bungkus aja karena gak boleh dine-in gini,” tanggap Rama.

Rama berharap kedepannya pemerintah tidak setengah setengah dalam membuat kebijakan, harus memikirkan pihak mana saja yang rugi dan untung.

“Ya mudah-mudahan kebijakan ini bisa memberikan hasil yang baik, angka penularan Covid-19 bisa turun. Sehingga kami para pedagang kecil biasa berjualan normal kembali,” tandas pemilik warung makan di simpang CCM itu. =MAM/AZKIA-magang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.