Pemilik Lahan di Kemang: Izin Lengkap, Kami Bangun Gudang dan Kantor, Bukan Pabrik!

Lokasi proyek pembangunan gudang dan kantor di Kampung Gudang Desa, Kemang Kecamatan Kemang, yang berada di pinggir ruas jalan nasional Kemang. IST

KEMANG – Pasca-adanya keluhan atas nama warga yang dilontarkan forum bersama ormas Kemang, terkait pembangunan di Kampung Gudang Desa Kemang, seorang pihak perwakilan pemilik lahan dan perusahaan memberikan jawaban rinci terkait hal tersebut.

Sori P. Harahap menjelaskan, proyek pembangunan yang dilakukan oleh pihak perusahaannya dilakukan setelah melengkapi semua perijinan yang ada. Mulai dari proses ijin lokasi (Ilok), IPPT, ijin persetujuan warga, IMB dan lainnya.

“Jadi kalau di lahan kami ada yang bilang mau membangun pabrik, itu salah. Karena kami membangun gudang dan kantor untuk distribusi pampers di wilayah Bogor dan sekitarnya,” tegas Sori P. Harahap, Minggu (6/6/2021).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu keluarnya amdal lalu lintas dari Kementerian Perhubungan karena jalan Kemang adalah ruas jalan nasional. Sori juga menegaskan hal tersebut bisa di cek ke DPMPTSP Kabupaten Bogor. Selain itu, lanjutnya, hingga saat ini tidak ada masalah dengan warga.

“Masalah yang terjadi adalah MOU antara pihak kontraktor dan sub kontraktor pelaksana proyek. Kami harus taat prosedur dan profesional, polemik itu tidak ada kaitan dengan perusahaan kami,” cetusnya.

Penjelasan pihak perwakilan pemilik lahan tersebut, juga dibenarkan oleh MS, seorang tokoh warga di sekitar lokasi yang mengetahui sejak awal mula proses pelaksanaan proyek pembangunan.

“Iyah itu bukan membangun pabrik pampers, tapi membangun gudang dan kantor. Salinan surat ijin warga juga saya pegang dan ada beberapa warga yang diberdayakan di proyek tersebut,” ungkapnya. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.