Pemdes Megamendung Gandeng Komunitas Gordun Untuk Dongkrak Wisata Desa

Komunitas Sepeda Gunung Gordun, kompak bertoto bersama di Kampung Budaya Paseban, Senin (15/3/2021). Iman | Pakar

MEGAMENDUNG – Pemerintah Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, menggandeng komunitas sepeda gunung Gordun untuk membantu mengembangkan wisata desa dengan konsep wisata terpadu Paseban.

Kepala Desa Megamendung, Duduh Manduh mengatakan, sejak tiga bulan dibentuk Kampung Budaya di kawasan Paseban perlu adanya pengembangan dari desa wisata.

Konsep wisata terpadu Paseban ini berkolaborasi dengan wisata alam, home stay serta akomodisi Kampung Budaya Paseban yang saat ini dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah PT. Sayaga Wisata.

“Iya kami akan terus mengembangkan wisata ini, salah satunya menggandeng komunitas sepeda,” ucapnya.

Lanjut dia, dengan menggandeng komunitas sepeda gunung Gordun, Desa Wisata Terpadu Paseban semakin beragam dan akan banyak diminati khususnya para pecinta sepeda.

Karena, menurutnya, sepeda gunung yang dikolaborasikan dengan wisata desa akan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

Selain itu, kolaborasi ini juga sebagai upaya mendukung program Pemkab tentang sport and tourism.

“Ini bagian dari Bogor sport and tourism,” papar Duduh Manduh.

Konsep wisata terpadu juga semakin kental dengan kearifan lokalnya dengan dibentuknya lembaga adat desa.

“Nah saat ini sedang kita rancang sturktur dan penguatan budaya desanya, yang tentunya bekerja lebih ke budaya sundanya,” ungkapnya.

Ke depan, di Desa Wisata Terpadu Paseban akan dibangun trak sepeda yang tentunya untuk menjalan kolaborasi ini.

“Iya kita lihat kalau memang memungkinkan dimana tempatnya kita akan buka akses untuk trak sepeda, ini rencana besarnya di Desa Wisata Terpadu Paseban,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas sepeda gunung Gordun, Rahmat ‘Skill Dewa’ Hidayat mengaku siap berkolaborasi dengan desa wisata terpadu Paseban, khususnya untuk melengkapi kawasan ini.

“Kan kalau disini ada trak sepeda nya akan semakin beragam wisata disini,” ujar Rahmat.

Sebab, lanjut dia, wisata sepeda saat ini memang sedang luar bisa diminati. Bahkan, ribuan orang datang ke Puncak hanya untuk bermain sepeda.

“Jadi sayang kalau kawasan ini tidak memiliki trak sepeda dan kita siap ikut membantu pengembangannya,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.