Pemdes Klapanunggal Akui Sunat Dana BST Milik KPM, ini Nilai Uang yang Dipotong

KLAPANUNGGAL – Pemerintah Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor sikat uang Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 300.000,00 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal tersebut dibenarkan oleh Kaur Perencanaan Desa Klapanunggal, Asep Sumawan terkait adanya pemotongan BST tersebut saat pembagian di beberapa titik wilayah Desa Klapanunggal kemarin Minggu, 18 April 2021.

“Sebelumnya sudah kita Musyawarah Desa (Musdes) terlebih dahulu adanya pemotongan ini, dengan maksud membagikan kepada penerima yang tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST),” kata Asep Sumawan kepada pakuanraya.com, Senin (19/4/2021).

Namun, Asep berkilah sembari menegaskan bahwa yang dilakukan Pemdes Klapanunggal itu bukan pemotongan, melainkan pengalihan dana. “Total yang kita kumpulkan sebanyak Rp 259.600,00 (dua ratus lima puluh sembilan juta enam ratus ribu) dan akan dibagikan kepada penerima yang tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST),” kilahnya.

Ditempat terpisah, Camat Klapanunggal, Ahmad Kosasih mengaku geram kepada Pemerintah Desa Klapanunggal karena telah melakukan “penyunatan” BST milik KPM. Hal itu, menurut Camat merupakan penyelewengan dana Bansos.

“Walaupun dengan alasan apapun, tetap saja Pemerintah Desa tidak boleh memotong dana Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada Keluarga Penerima Bantuan (KPM),” jelasnya.

Dirinya menuturkan akan segera panggil oknum Pemerintah Desa (Pemdes) tersebut adanya penyelewengan dana BST. “Akan segera saya panggil, oknum Desa tersebut,” tegasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.