Pemdes Cimandala Realisasikan Ketahanan Pangan dengan Membuat Kolam Bioflok

Kolam-kolam Bioflok yang dibuat Pemerintah Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. IST

SUKARAJA – Pemerintah Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor merealisasikan program ketahanan pangan yang diinisiasi pemerintah pusat.

Bentuk ketahanan pangan yang dilakukan Pemdes Cimandala yaitu dengan membuat 10 kolam bioflok untuk budidaya ikan nila hitam dan nila merah.

Kepala Desa Cimandala Aditya Agung Diningrat mengatakan, program ketahanan pangan ini bersumber dara Dana Desa sebesar 20 persen sesuai aturan yang ada.

“Program ini merupakan arahan dari Pemerintah Pusat untuk alokasi dana desa,” ujar Aditya Agung kepada wartawan.

Lanjut dia, ketahanan pangan di Desa Cimandala terbagi dua. Satu di lokasi ini adalah budi daya ikan nila, dan ada ketahan pangan dari ayam, untuk ikan nila sendiri sampai panen maksimal empat bulan.

“Kita bisa panen tapi di tiga bulan itu nila yang hitam bisa dipanen juga. Alhamdulillah kita sudah berjalan satu tahun, untuk kendala banyak sekali kendalanya, kita sama-sama belajar, dan untuk pemasaran sendiri sementara ini kita buka untuk umum, tapi banyaknya ini di konsumsi untuk warga kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain dipasarkan, ia pun menyalurkan bantuan ke masjid dan sebagai program makanan tambahan (PMT) Posyandu.

Terkait perawatan untuk kolam bioflok, ia mengaku perawatanya lebih berpanguruh kepada listrik, jadi ini tergantung terhadap listrik, karena kalau listrik mati dalam jangka waktu 15 menit ikanya mulai agak sedikit oleng.

“Kolam bioflok kalau ditekuni secara serius sangat menjanjikan dan cukup bagus prospeknya. Karena ikanya beda dengan ikan kolam tanah kalau ikan bioflok itu cenderung kearah bulat, kalau kolam tanah agak kurus dalam artian ikan tersebut gemuk kurus,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.