Pembangunan RKB SDN Puspanegara 04 Terancam Molor, Ini Kata Disdik

CIBINONG – Penyedia Jasa CV Mubarak Persada mendapatkan peringatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk tidak bermain-main dalam proyek pembangunan 5 ruang kelas (Rkb) SDN Puspanegara 04 senilai miliaran rupiah tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal bahwa proyek pengadaan Rkb di SDN Puspanegara 04 merupakan salah satu pembangunan yang harus diawasi.

“Ini menjdi salah satu pr dan untuk dilakukan penanganan. Dan saya sudah perintahkan ke Sarpas untuk melakukan pengecekan dan sudah sejauh mana progres pembangunan Rkb ini agar menjadi bahan kita untuk meminta penyedia jasa mengevaluasi,” katanya kepada PAKAR, pada Kamis (14/12/2023).

Ia mengungkapkan bahwa biasanya penyedia jasa sering kali bermain-main dalam suatu proyek pembangunan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

“Ini murni penyedia jasa memang suka bermain dan agak nakal. Maka ini akan jadikan evaluasi bagi kita untuk mengawasi lebih ketat dan kita tidak ingin bermain-main untuk masalah ini, apa lagi kepentingan anak-anak dan aset-aset pendidikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Proyek pembangunan ruang kelas baru (Rkb) di SDN Puspanegara 04 Citeureup senilai Rp 1.137.414,00 terancam molor.

Perlu diketahui pembangunan Rkb di SDN Puspanegara 04 dikerjakan oleh CV Mubarak Persada sebagai Penyedia Jasa dengan nilai proyek miliaran rupiah yang dikerjakan sejak 02 Oktober 2023 namun progres pengerjaan pembangunan ruang kelas tersebut masih 65 persen, padahal sisa waktu tinggal menghitung 1 minggu kedepan.

Pelaksana CV Mubarak Persada, Jejen mengatakan mengatakan bahwa progres pekerjaan pembangunan Rkb tersebut baru mencapai 65 persen.

“Kita mulai pekerjaan dari tanggal 2 Oktober dan progresnya sekarang 65 persenan. Semoga saja sampai tanggal 22 Desember nanti kekejar waktunya, meskipun untuk proses finishing lumayan memakan waktu lama,” katanya kepada PAKAR, pada Rabu 13 Desember 2023.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam tahap pemasangan rangka atap, sunda plafon, granit, kaca dan pintu (kusen) untuk 5 ruang kelas.

“Kita membangun 5 ruang kelas baru. Dan sekarang sedang dalam tahapan pemasangan
rangka atap, sunda plafon, granit, kaca dan pintu (kusen) dan pengecatan tembok ruang kelas,” ungkapnya.

Jejen juga mengaku bahwa selama pelaksanaan pembangunan Rkb, ruang kelas dibagian bawah dikosongkan terlebih dahulu agar tidak mengganggu aktifitas proses belajar mengajar (KBM).

“Sementara dikosongkan terlebih dahulu ruang kelas dibagian bawah dan siswa lainnya dipindahkan sementara waktu selama proses pembangunan 5 ruang kelas baru dibagian atas,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.