Pembangunan PT Sinde di Desa Cinagara Jadi Pemecah Forum Komunikasi Warga

Sejumlah warga saat menuntut FKW Dibubarkan. IST

CARINGIN – Forum Komunikasi Warga (FKW) 02 Berdaya yang dibentuk sebagai wadah silaturahmi dan kekuatan masyarakat Desa Cinagara akhirnya harus mengalami konflik internal gegara adanya pembangunan pabrik di desa tersebut yang tidak melibatkan forum secara keseluruhan.

Akibatnya, sejumlah elemen masyarakat dari mulai pemuda desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat dan Rukun Warga (RW) Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menuntut dan menolak forum tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Cinagara, Jaelani mengatakan, konflik di tubuh forum ini dipicu karena adanya pembangunan PT Sinde.

“Kemungkinan pengurus forum tidak melibatkan semua rukun warga ketika ada rencana pembangunan PT Sinde, katanya hanya satu RW saja yang dilibatkan,” ujar Jaelani.

Karang Taruna sendiri hanya dalam hal ini hanya mendampingi warga yang sedang berpolemik.

Selain soal pembangunan PT Sinde, sejumlah warga juga mempertanyakan transfaransi anggaran forum selama satu tahun ke belakang.

“Ada 6 RW dari 7 RW di Desa Cinagara meminta transfaransi anggaran FWK selama satu tahun kebelakang,” bebernya.

Selain itu, perwakilan warga dari 6 RW ini juga meminta adanya mediasi dengan PT. Sinde yang saat sedang melakukan pembangunan di wilayahnya tepatnya di Kampung Pabangbon RT 05 RW 02.

“Saya sebagai ketua Katar Desa Cinagara hanya mendampingi warga yang diwakili oleh ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat,” terangnya.

Selain tuntutan mediasi, mereka meminta juga pencabutan mandat Kepala Desa kepada forum,lalu ketua RT se-Desa Cinagara.

“Mencabut dukungan kepada forum serta kami meminta agar proyek Cut and fil dihentikan sementara sampai mediasi dilaksanakan antara warga Cinagara dengan PT Sinde,” ungkapnya.

Ia berharap, semua persoalan antara PT Sinde, Forum RW 02 dan warga desa Cinagara dapat diselesaikan dengan baik, tidak ada yang dirugikanya semua pihak, terutama warga Desa Cinagara karena PT Sinde akan berdiri di wilayah Desa Cinagara, sehingga yang perlu diperhatikan seluruh warga masyarakat Cinagara.

“Saya akan terus mendampingi ketua RT,RW,sebagai perwakilan warga,untuk minta di perhatikan juga oleh PT Sinde Budi Sentosa, jangan hanya kepada satu pihak saja,” jelasnya.

Dasep Saepuloh Humas FWK 02 Berdaya, Dasep Saepuloh mengungkapkan tuntutan penolakan Forum RW 02 berdaya merupakan hak warga masyarakat, dirinya beragumen bahwa proyek yang masih berupa Cut and Fil berada diwilayah RW 02. Sehingga warga di RW 02 yang berhak untuk mendapatkan perhatian dari PT Sinde Budi Sentosa.

“Ketika ada pembangunan di Desa Cinagara, di luar wilayah RW 02 kami tidak pernah menuntut apa-apa, jadi sangat disayangkan ketika ada pembangunan diwayah kami, ada pihak yang ikut campur,silahkan menuntut kami, tapi kami juga tidak akan tinggal diam untuk tetap mempertahankan Forum ini,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.