Pelti Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat, Ini Penjelasan Dede Kurnia

Sekretaris Umum Pengcab Pelti Kabupaten Bogor, Dede Kurnia. IST

CIBINONG – Kebijakan Pemerintah Pusat, melalui peryataan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Purn Tito Karnavian, tentang aturan diperbolehkannya kegiatan berolahraga bagi masyarakat saat perpanjangan PPKM Level 4, disambut baik oleh jajaran Pengurus Cabang Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kabupaten Bogor.

Apalagi Mendagri Jendral Purn Tito Karnavian juga menegaskan, kalau masyarakat diperbolehkan berolahraga di ruang terbuka selama menaati protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

Sehingga dengan adanya kelonggaran tersebut, aktivitas berlatih atlet yang dipersiapkan Pengcab Pelti Kabupaten Bogor, untuk Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2021, sudah bisa digelar kembali seperti awal, sebelum diberlakukan PPKM, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

Seperti dikatakan Sekretaris Umum Pengcab Pelti Kabupaten Bogor, Dede Kurnia. Menurutnya,jika dirinya sebagai penyitas Covid-19, sangat setuju dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang menerapakan program pencegahan wabah ini melalui protokol kesehatan yang sangat ketat dan program 5M, menjaga dan meningkatkan imun dan serta menjaga iman.

Namun demikian, kata Dede Kurnia, jika memperhatikan statmen Mendagri Jendral Purn Tito Karnavian tentang diperbolehkannya masyarakat untuk berolahraga, menurutnya berolahraga atau bergerak, merupakan curah manusia yang dilakukannya untuk berbagai tujuan.

Terlebih, sambung Dede Kurnia olahraga yang dilakukan masyarakat ada beberapa tujuan yaitu rekreasi, pendidikan dan prestasi, sehingga berolahraga perorangan atau olehraga tertentu pada masa PPKM ini sangat penting dalam memelihara dan meningkatkan imunitas tubuh, dengan catatan harus menerapkan prokes yang ketat, wajib menerapkan 5 M, serta harus dicek kondisinya sebelum melaksanakan kegiatan olahraga.

“Selain itu, saya pikir bahwa olahraga yang tujuannya prestasi seperti halnya para olahraga tenis, sangat perlu bagi para atlet untuk menjaga kebugarannnya dan memelihara serta meningkatkan performance atlet, namun dengan tetap mematuhi prokes yang ketat selama berlatih, sehingga berkaitan dengan Pelti, atau saya pribadi sangat setuju dengan pernyataan Mendagri tersebut,” tegasnya.

Dede juga menambahkan, bahwa saat ini Pengcab Pelti Kabupaten Bogor, ataupun cabor-cabor lainnya sedang fokus mempersiapkan para atlet untuk BK Porprov 2021. Jadi dengan adanya kebijakan dari Mendagri ini, setidaknya bisa menjadi celah bagi Pemerintah Daerah dalam hal ini Dispora Kabupaten Bogor, bersama satgas Covid-19, membuat aturan tentang tata cara berlatih diruang terbuka, atau olahraga difasilitas-fasilitas olahraga milik pemerintah kepada semua cabor yang ada di bahwa naungan KONI.

“Kita berharap, adanya kebijakan dari Mendagri tersebut, bisa ditindak lanjuti oleh Pemkab Bogor, dalam hal ini Dispora, untuk kembali membuka fasilitas olahraga sebagai sarana berlatih atlet yang tergabung dalam tim Pelatcab Kabupaten Bogor, menuju BK Porprov 2021, dengan catatan, para cabor wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat selama berlatih,” pungkasnya. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.