Pelecehan Seksual Gadis Dibawah Umur, Tukang Pijit Ditangkap Polisi

CIANJUR – Satreskrim Polres Cianjur berhasil mengamankan AD alias Ompong (43), seorang tukang pijat karena melakukan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton, mengatakan pelecehan seksual dilakukan saat pelaku diminta untuk memijat korban di kamar kos-kosannya di kawasan Jalan KH Abdullah bin Nuh. “Sebelumnya orangtua korban dipijit oleh pelaku, karena korban mengeluhkan sakit kepala. Kemudian meminta pelaku untuk memijat anaknya (Korban) juga,” kata dia di Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Selasa (6/4/2021).

Pada saat posisi terlentang, pelaku malah menyentuh bagian dada korban dengan alasan akan meredakan nyeri dada dan sesak. Korban yang tidak terima dilecehkan pelaku kemudian berteriak meminta pertolongan pada orangtuanya yang saat kejadian sedang pergi ke kamar mandi.

“Saat dipijat itu didampingi oleh orangtua korban. Tapi ketika orangtua korban ke kamar mandi, pelaku malah melakukan pelecehan terhadap korban dengan meraba bagian dadanya,” kata dia. Korban pun melapor pada pihak kepolisian dan pelaku langsung diamankan. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara,” ujar Anton. Sementara itu, AD alias Ompong berdalih jika dirinya menyentuh bagian dada korban lantaran tangannya terpeleset saat memijat bagian depan korban yang mengeluhkan nyeri dan sesak. “Baru pertama melakukan itu. Tapi itu terpeleset,” ucapnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.