Pelatihan Contract Drafting, FH Unida
Siapkan Lulusan Profesional dan Kompeten

Fakultas Hukum (FH) Unida Bogor, menggelar kegiatan Contract Drafting Training. (Dok.Unida)

CIAWI – Fakultas Hukum (FH) Universitas Djuanda (Unida) Bogor, menggelar kegiatan
Contract Drafting Training bertajuk “Peningkatan Kesiapan Kerja Lulusan melalui Pelatihan Bidang Hard-skill” dalam rangkaian Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2022.

Dilaksanakan secara hybrid baik daring maupun luring di Hotel Horison Ulthima Bhuvana, Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu lalu, kegiatan tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan seluruh alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FH Unida.

Dekan FH Unida Achmad Jaka Santos Adiwijaya mengatakan, pelaksanaan kegiatan contract drafting training ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari PKKM FH Unida sebagai wujud partisipasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

“Pembekalan wawasan dan pengetahuan terkait profesi hukum menjadi salah satu bentuk pendidikan pada FH Unida yang berorientasi kepada mahasiswa. Dengan membekali mahasiswa atau calon lulusan terhadap wawasan keprofesian hukum, diharapkan mahasiswa sebagai calon lulusan mampu menjadi profesi hukum yang profesional, dibekali pengetahun hukum yang memadai serta menjalankan profesi hukumnya dengan tanggung jawab moral yang dilandasi akhlak mulia,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima PAKAR, Jumat (7/10/2022).

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini fakultas hukum menyelenggarakan suatu program pelatihan yang diperuntukkan guna peningkatan kompetensi calon lulusan. Selain itu, Contract Drafting Training ini bertujuan untuk menstimulus mahasiswa guna mengasah kemampuan bidang soft-skill maupun hard-skill agar memiliki kesiapan secara penuh menghadapi tantangan dan kompetisi dalam dunia kerja kelak,” sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, ada beberapa narasumber dihadirkan. Seperti Chancellor Unida yang juga merupakan Eks Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Martin Roestamy serta Sekretaris Umum PP INI Tri Firdaus Akbarsyah.

Di samping itu, pada kegiatan itu juga
turut dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unida dengan PP INI yang dilanjutkan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara Fakultas Hukum dengan PP INI.

Rektor Unida Bogor, Prof Suhaidi yang membuka kegiatan tersebut berharap para peserta dapat lebih memahami terkait dengan bagaimana pembuatan contract drafting tersebut. Mulai dari pemahaman peraturan dalam KUHPerdata mengenai perjanjian dan syarat sahnya perjanjian, menegosiasikan perjanjian, hingga penyusunan draft yang akan disepakati.

Menurutnya, pemahaman dan ingatan terhadap KUHPerdata misalnya pada Pasal 1312 tentang Perikatan, kemudian Pasal 1320 tentang Syarat Sahnya Perjanjian, juga pasal 1338, menjadi syarat wajib yang harus dipahami sebagai peningkatan pengetahuan dalam kegiatan tersebut.

“Ketiga pasal ini harus kita mengerti selain pasal-pasal lainnya, demikian juga dengan asas-asasnya, seperti freedom of contract, perjanjian memikat, asas itikad baik, ini perlu kita pahami terlebih dahulu,” tuturnya.

Sementara untuk pelaksanaan suatu kontrak perjanjian, kata Suhaidi, diperlukan pendekatan utama dalam keterkaitannya dengan aspek-aspek hukum yang akan dituangkan dalam suatu kontrak untuk memberikan jaminan kepastian dan perlindungan hukum sebagai antisipasi munculnya sengketa dari suatu kontrak atau perjanjian.

“Kenapa begitu, karena dalam pelaksanaan kegiatannya pelaksanaan kontrak banyak bersinggungan dengan aspek legal dan kontrak khususnya,” jelas Suhaidi. =MAM/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.