Pelanggaran Lalu Lintas di Bogor Meningkat Setelah Tilang Manual Ditiadakan

BOGOR – Usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk tidak melakukan penindakan tilang secara manual atau secara langsung di jalan dan intruksi tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, tanggal 18 Oktober 2022.

Kini pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan, bahkan rata-rata para pelajar sekolah yang melakukan pelanggaran di Jalan Raya.

Pantauan PAKAR, kini para pelajar yanh ada di Kabupaten Bogor baik tingkat SMP dan SMA semakin semena-mena menggunakan sepeda kendaraan bermotor karena tidak ada lagi tilang manual.

Salah satu pelajar SMA bernama Zaki mengaku karena tidak adanya penindakan tilang manual, membuat para pelajar semakin berluasa mengendarai sepeda bermotor di Jalan Raya.

“Sekarang enak mas bawa motor ga ada yang nilang, kalau dulu kan. Misal kita mau ke Bogor atau ke Cibinong, kita tau dimana titik-titik lokasi penilangan,” akunya kepada PAKAR.(7/11)

Tak hanya itu dirinya juga tak segan-segan menggonceng kedua orang temannya usai pulang sekolah.

“Ga ada polisi ini sekarang dan juga sudah ga ada sistem tilang lagi jadi ga masalah dong satu motor bertiga. Dan misalnya jatuh, itu udah resiko, yang kita takutin sama polisi aja takut di tilang,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.